ADVERTISEMENT

Persaingan Bisnis: Manfaat, Bentuk, dan Cara Menghadapinya

Anindyadevi Aurellia - detikFinance
Kamis, 22 Sep 2022 07:45 WIB
Ilustrasi persaingan bisnis.
Foto: Tamara Gak/Unsplash
Jakarta -

Jika bicara soal persaingan bisnis, tak jarang disikapi dengan negatif. Namun sesungguhnya persaingan bisnis adalah hal yang lumrah terjadi dan harus disikapi dengan sehat. Persaingan bisnis seringkali merupakan cara yang bagus bagi perusahaan untuk memotivasi diri sendiri dan karyawan untuk mencapai keunggulan.

Ada beberapa jenis persaingan bisnis, dan masing-masing memiliki peran penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan, mempromosikan inovasi, dan mengungkapkan keunggulan pasar. Simak berikut ini penjelasan lengkap dan ciri persaingan bisnis yang sehat.

Apa Itu Persaingan Bisnis?

Mudrajad Kuncoro dalam bukunya yang berjudul Strategi Bagaimana Meraih Keunggulan Kompetitif menjelaskan definisi persaingan berasal dari bahasa Inggris yaitu competition yang artinya persaingan itu sendiri atau kegiatan bersaing, pertandingan, dan kompetisi. Persaingan terjadi ketika organisasi atau perorangan berlomba untuk mencapai tujuan yang diinginkan seperti konsumen, pangsa pasar, peringkat survei, atau sumber daya yang dibutuhkan.

Sementara secara umum, persaingan bisnis adalah perseteruan atau rivalitas antara pelaku bisnis yang secara independen berusaha mendapatkan konsumen dengan menawarkan harga yang baik dengan kualitas barang atau jasa yang baik pula.

Dilansir dari buku Dinamika Pemasaran Jelajahi Dan Rasakan Pemasaran oleh M Taufik, suatu bisnis dinilai tidak akan pernah terlepas dari unsur persaingan. Sebab apa pun itu inovasinya, sejatinya tidak mungkin ada suatu usaha yang murni menikmati penjualan dan keuntungan. Paling tidak, bukan untuk waktu yang lama untuk menikmati suatu usaha karena akan ada pesaing yang ingin turut menikmatinya.

Manfaat Adanya Persaingan Bisnis

1. Mengatasi Kebutuhan Pelanggan

Seringkali persaingan bisnis memotivasi merek dan bisnis untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, berlomba-lomba menjadi yang paling efektif daripada pesaing mereka. Ini mendorong merek untuk mengembangkan pemahaman tentang kebutuhan audiens.

Kompetisi ini menghasilkan sesuatu yang fokus pada pemenuhan kebutuhan pelanggan mencakup produk dengan kualitas lebih tinggi, peningkatan nilai layanan, dan peningkatan kepuasan pelanggan.

2. Menganalisis Kekuatan dan Kelemahan

Persaingan bisnis dapat mendorong adanya evaluasi kekuatan dan kelemahan, serta mengoptimalkan strategi penjualan berdasarkan temuan ini. Hal ini memungkinkan suatu bisnis untuk memaksimalkan sumber daya, membuat keputusan yang tepat tentang strategi pemasaran dan penjualan, dan menyesuaikan penawaran sesuai dengan kekuatan mereka.

3. Meningkatkan Permintaan

Persaingan bisnis merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan permintaan akan suatu produk atau jasa. Karena semakin banyak perusahaan berinvestasi dalam upaya pemasaran dan periklanan mereka, permintaan konsumen akan produk dan layanan mereka dapat meningkat seiring dengan meningkatnya kesadaran merek.

3. Mendorong Inovasi

Untuk mendapatkan keuntungan di pasar, persaingan bisnis dapat mendorong untuk berinovasi dalam strategi dan meningkatkan produk atau layanan mereka dengan cara yang kreatif. Hal ini merupakan kontribusi penting bagi peningkatan kualitas barang dan jasa yang berkelanjutan, kemajuan teknologi produk dan jasa, serta beradaptasi dengan kebutuhan konsumen yang terus berubah.

4. Menunjukkan Keunggulan

Suatu usaha sering melacak dan menganalisis kinerja pesaing untuk mendapatkan wawasan tentang strategi bisnis mereka. Dengan mempelajari taktik pesaing, suatu bisnis akan mampu menunjukkan keunggulan mereka di pasar. Sehingga banyak usaha dapat mengembangkan strategi yang akan menghasilkan kesuksesan.

5. Mempromosikan Bisnis

Pengembangan bisnis yang berkelanjutan dapat menjadi faktor penting dalam kesuksesan jangka panjang. Persaingan bisnis sering kali menantang untuk terus meningkatkan brand awareness, promosi, menganalisis keberhasilan, dan mengembangkan metode baru untuk mencapai tujuan yang lebih besar lagi.

Bentuk Persaingan Bisnis

Dalam dunia persaingan usaha dikenal dengan dinamika persaingan dalam memperebutkan pelanggan. Maka, setiap perusahaan perlu memperhatikan dinamika pasar agar bisa mengikuti persaingan. Bentuk persaingan bisnisnya sebagai berikut:

a. Persaingan Sehat (Healthy Competition)

Akhmad Mujahidin dalam buku Ekonomi Islam menjelaskan bahwa persaingan sehat merupakan persaingan antar perusahaan atau pelaku bisnis, yang diyakini tidak akan melakukan tindakan yang tidak layak dan cenderung mengedepankan etika-etika bisnis.

b. Persaingan Tidak Sehat (Cut Throat Competition)

Persaingan ini merupakan bentuk persaingan yang tidak sehat atau fair, dimana terjadi perebutan pasar antara beberapa pihak yang melakukan usaha yang mengarah pada menghalalkan segala cara untuk menjatuhkan lawan, sehingga salah satu tersingkir dari pasar dan salah satunya menjual barang dibawah harga yang berlaku di pasar.

Penyebab Terjadinya Persaingan Bisnis

Adapun faktor-faktor yang memungkinkan terjadinya persaingan usaha yaitu:

  • Produk yang diperjual belikan sama
  • Saluran distribusi sama
  • Adanya perubahan naik turun harga
  • Pemasok produksi sama

Aspek dalam Persaingan Bisnis

1. Ancaman Masuknya Pendatang Baru

Masuknya sejumlah pendatang baru akan menimbulkan sejumlah implikasi bagi usaha bisnis yang sudah ada, misalnya kapasitas menjadi bertambah, terjadinya perebutan sumber daya produksi yang terbatas.

2. Ancaman dari Produk Substitusi

Gumbira-Sa'id menjelaskan dalam buku Manajemen Strategis Perspektif Syariah, bahwa walaupun produk substitusi memiliki karakteristik yang berbeda, namun ia dapat memberikan fungsi atau jasa yang sama. Karenanya, produk substitusi yang berharga lebih rendah akan mengancam produk yang ada.

3. Kekuatan Tawar Menawar Pembeli

Pembeli mampu mempengaruhi penjual untuk memotong harga, untuk meningkatkan mutu dan servis serta mengadu perusahaan kompetitor melalui kekuatan yang mereka miliki. Beberapa kondisi yang memungkinkan hal tersebut, yakni saat pembeli membeli dalam jumlah yang besar dan produk perusahaan dipandang tidak terlalu penting bagi pembeli sehingga pembeli mudah berpaling pada produk substitusi.

4. Kekuatan Tawar Menawar Pemasok

Selain pembeli, pemasok juga dapat mempengaruhi industri melalui kemampuan mereka untuk menaikkan harga atau pengurangan kualitas produk. Pemasok akan kuat bila jumlah pemasok sedikit, produk yang ada unik, dan tidak ada produk substitusi,

Ciri Persaingan Bisnis yang Sehat

Suhasril dan Mohammad Taufik Makarao menjelaskan dalam buku Hukum Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat di Indonesia, persaingan sehat memiliki ciri sebagai berikut:

  1. Menjamin persaingan di pasar yang inheren dengan pencapaian efisiensi ekonomi di semua bidang kegiatan usaha dan perdagangan.
  2. Menjamin kesejahteraan konsumen serta melindungi kepentingan konsumen.
  3. Membuka peluang pasar yang seluas luasnya dan menjaga agar tidak terjadi konsentrasi kekuatan ekonomi pada kelompok tertentu.

Dalam menghadapi persaingan, suatu perusahaan dapat bertahan jika memiliki keunggulan produk dan peningkatan pelayanan terhadap konsumen.

Strategi Menghadapi Persaingan Bisnis

a. Menyenangkan Konsumen

Supaya produk bersaing dengan para kompetitor, perlu diupayakan agar produk dapat menyenangkan konsumen. Menyenangkan dari berbagai aspek, seperti kualitas yang bermutu
dan memberi kepuasan. Misalnya, pelayanan dan komunikasi yang mudah serta memuaskan.

b. Pengalaman Konsumen

Pengalaman baik atau buruk yang kita sampaikan dan yang dialami oleh seorang konsumen umumnya menjadi catatan penting, apalagi jika terjadi pada saat kesan pertama pembelian. Untuk itu, berikan pengalaman yang paling memuaskan. Pengalaman baik akan dikenang sepanjang masa bahkan cepat menyebar dari mulut ke mulut baik kepada sahabat
maupun tetangga dekat.

c. Keistimewaan Layanan

Hal yang tidak kalah penting adalah bagaimana keistimewaan layanan dapat ditampilkan. Ciptakan sebuah karakter yang menonjol, bukan hanya dari layanan seperti customer care tapi bisa juga dari produk, kemasan, iklan, dan masih banyak lagi. Ingat, jika ingin memenangkan persaingan maka jadilah sesuatu yang paling menarik perhatian!

Nah detikers, itulah tapi penjelasan lengkap seputar persaingan bisnis. Apakah kamu sudah memahaminya? Kini pasti kamu sudah siap bersaing dengan sehat dengan usaha-usaha lainnya kan? Semoga membantu, ya!

Lihat juga video 'Mulai Persiapkan Ekspansi Bisnis Kulinermu':

[Gambas:Video 20detik]



(aau/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT