ADVERTISEMENT

15 Cara Menjadi Affiliate yang Sukses

Debora Danisa Kurniasih Perdana Sitanggang - detikFinance
Sabtu, 24 Sep 2022 05:45 WIB
Ilustrasi affiliate.
Foto: Windows/Unsplash
Jakarta -

Pernahkah Anda menginginkan pemasukan tambahan yang bersifat pasif? Affiliate mungkin dapat menjadi pilihan Anda. Metode affiliate telah menjadi metode yang dikenal dan diterapkan banyak orang.

Proses penerapannya sendiri tidaklah rumit. Namun, Anda harus memiliki fondasi yang kuat untuk menjadi affiliate yang sukses. Ingin tahu caranya? Simak artikel berikut ini!

Apa Itu Affiliate

Dikutip dari buku Cari Duit dari Bisnis Afiliasi Lokal Lebih Mudah, Lebih Singkat, Lebih Menghasilkan karya Arista Presetyo Adi dan Ridwan Sanjaya yang diupload dalam situs Repository Unika, bisnis afiliasi merupakan konsep penjualan online atau daring yang melibatkan pemilik barang, perantara, dan pembeli dalam transaksi penjualan barang di internet. Bila dikaitkan dengan dunia nyata, afiliasi ini sama dengan broker, calo, makelar, sponsor, atau perantara. Kemudian, orang yang menjadi perantara tersebut disebut sebagai affiliate.

Afiliasi berbeda dengan bisnis MLM (Multi Level Marketing) yang mengincar downline untuk mencari pendapatan. Secara singkat, seseorang yang menjadi affiliate mendapatkan keuntungan dalam bentuk komisi dari menjual barang milik pedagang lain tanpa harus mencari downline.

Bagaimana Sistem Kerja Affiliate?

Sebelumnya, dijelaskan bahwa seorang perantara atau affiliate memperoleh pendapatan dari penjualan barang pedagang lain dalam bentuk komisi. Lantas, bagaimana proses pencairan atau sistem kerja yang digunakan? Seperti apa alur jelasnya?

Ketika ingin memperoleh pendapatan melalui afiliasi, Anda sebelumnya harus sudah terdaftar sebagai member di salah satu merchant atau e-commerce. Pasanglah banner, link (pranala), atau produk di dalam blog Anda. Kemudian, ketika ada calon pembeli yang melihatnya dan tertarik membeli produk tersebut, calon pembeli akan masuk atau membukanya melalui link yang dipasang di blog. Link itu nantinya akan mengarahkan calon pembeli ke situs merchant atau e-commerce yang menyediakan afiliasi.

Bila tidak ada transaksi antara calon pembeli dan merchant, Anda sebagai afiliasi tidak akan menerima komisi. Namun, ketika calon pembeli memutuskan untuk melakukan transaksi melalui link afiliasi, Anda sebagai perantara akan mendapatkan komisi yang sesuai dengan persentase yang telah ditentukan sebelumnya oleh merchant.

Sebagai seorang afiliasi, Anda akan membutuhkan alamat pranala yang unik dan berfungsi untuk disimpan di dalam server merchant atau e-commerce untuk mengetahui pendapatan yang akan diperoleh selama menjadi affiliate. Pada umumnya format link affiliated dapat dicontohkan seperti alamat berikut: namasitus.com/?id=affiliate.

  • namasitus.com: Merupakan nama website milik merchant atau pedagang yang menyediakan fasilitas affiliate.
  • ?id=affiliate: Salah satu contoh ID yang dimiliki affiliate. ID yang nantinya didapatkan adalah ID unik yang berbeda-beda di antara setiap member. Hal ini berguna sebagai identitas dan disimpan di dalam server merchant agar mudah dikenali serta dapat melihat penghasilan dari masing-masing affiliate.

Setelah menjadi bagian dalam bisnis afiliasi, pembayaran akan diberikan ketika mencapai target tertentu, misal menembus penjualan Rp 200.000. Sistemnya sendiri beragam dan tergantung pada merchant-nya. Umumnya, afiliasi luar negeri akan menggunakan akun paypal atau melalui cek, sedangkan afiliasi dalam negeri akan dikirimkan langsung melalui transfer rekening bank. Bayaran yang akan diterima nantinya bergantung pada persentase hasil penjualan yang sesuai dengan perjanjian Anda sebagai affiliate dan Merchant sebagai pemilik barang.

Cara Menjadi Affiliate

Ada 15 cara yang perlu Anda lakukan untuk menjadi affiliate, yaitu:

1. Menentukan Niche

Niche adalah segmen pasar yang lebih besar dan ditentukan oleh karakteristik uniknya sendiri. Niche inilah yang menjadi spesialiasi dan topik yang membuat orang mengenal Anda. Memilih niche adalah keputusan bisnis strategis yang dirancang untuk melayani basis pelanggan tertentu. Hal ini membantu Anda untuk membangun audiens yang setia membeli produk Anda, bukan pesaing.

2. Pilihan Niche yang Tersedia

Sejumlah contoh dari niche adalah gaya hidup dan kesehatan, kecantikan, teknologi, atau perawatan hewan. Namun, niche yang dapat Anda pilih tidak terbatas pada pilihan itu saja. Salah satu niche yang dapat Anda pilih adalah niche yang menjadi topik perbincangan banyak orang.

3. Memilih Niche Sesuai Selera

Anda dapat memilih niche yang Anda sukai untuk konsistensi dan komitmen yang terus berjalan karena affiliate yang sukses tidak dapat dihasilkan dalam jangka waktu semalaman saja. Bila menyukai niche yang ditentukan, Anda akan semakin giat dalam membagikan tautan afiliasi. Sebaliknya, memilih niche yang kurang dikuasai atau disukai akan membuat Anda kesulitan dalam berkomitmen

4. Pilih Platform

Langkah selanjutnya adalah mempertimbangkan platform yang akan digunakan untuk afilisiasi. Setiap niche memiliki kesuksesan afiliasi yang berbeda-beda dari satu platform ke platform yang lain.

Bila kesulitan untuk memilih platform yang sesuai, mulailah dari platform yang disukai. Jika Anda senang membuat video media sosial, jadikan Instagram sebagai platform Anda. Jika Anda seorang penulis yang baik, blogging adalah rute terbaik untuk Anda.

5. Temukan Program Pemasaran Afiliasi yang Relevan

Ada banyak program pemasaran afiliasi yang tersedia. Namun, Anda perlu menentukan program afiliasi yang sesuai dengan produk Anda. Menurut Mediakix, 80% perusahaan telah menggunakan program afiliasi.

Pastikan agar tidak fokus terhadap program afiliasi dengan bayaran tertinggi saja, tetapi program yang memberikan penawaran yang menarik bagi Audiens.

6. Perhatikan Kriteria Program Afiliasi

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan program afiliasi:

  • Memilih program afiliasi dengan reputasi yang baik. Bila program afiliasi yang dipilih memiliki reputasi yang buruk atau tidak dikenal seseorang, ada kemungkinan calon pembeli ragu untuk menekan tautan tersebut.
  • Pilih program afiliasi dengan tingkat komisi yang bagus. Semakin tinggi tingkat komisinya, maka akan semakin menguntungkan Anda sebagai afiliasi.
  • Pertimbangkan program yang memiliki tingkat penghasilan per klik (EPC) yang tinggi. Semakin tinggi tingkat penghasilan per klik suatu program afiliasi, semakin tinggi juga komisi yang mungkin akan didapatkan.

7. Buat Konten yang Berkualitas

Untuk menjadi afiliasi yang dipercaya, Anda perlu menghasilkan konten yang berkualitas agar orang-orang tergiur untuk mencoba produk dalam konten Anda dan ingin membelinya langsung. Melakukan promosi di media sosial adalah cara yang mudah dan gratis untuk menyampaikan konten Anda ke tangan orang-orang yang mungkin tertarik.

8. Manfaatkan SEO

Jika Anda menggunakan blog, pelajarilah Search Engine Optimization (SEO) karena SEO mampu mendorong lebih dari 1.000% lalu lintas daripada media sosial media organik menurut Brightedge. Buatlah riset kata kunci dan menerapkan SEO yang lebih baik untuk meningkatkan traffic situs yang memungkinkan pengunjung semakin tertarik dengan produk atau layanan yang Anda tawarkan dan keberhasilan afiliasi pun tercapai.

9. Bangun Audiens

Untuk membangun audiens, Anda harus menjangkau mereka. Kirimlah email yang menginformasikan pembaruan konten hingga penawaran menarik untuk memancing audiens.

Jika Anda umumnya menggunakan media sosial, ikuti dan tandai influencer yang mungkin tertarik dengan niche Anda. Nama besar influencer dapat mendorong banyak audiens untuk melihat bisnis Anda dan meningkatkan lalu lintas ke situs web atau halaman media sosial. Penting untuk diperhatikan bahwa pelanggan akan lebih menyukai pendekatan yang tulus daripada sekadar mengejar uang demi keuntungan.

10. Mengikuti Peraturan FTC

FTC melindungi konsumen dari praktik pemasaran yang menipu. Sayangnya, ada banyak afiliasi di luar sana yang mampu mempromosikan penipuan produk dan layanan untuk menghasilkan uang cepat.

Untuk mencegah hal ini, FTC mengharuskan setiap afiliasi mengungkapkan hubungan mereka dengan merek atau produk apa pun yang mereka promosikan. Singkatnya, Anda perlu memberi tahu audiens Anda bahwa Anda mendapatkan kompensasi untuk mempromosikan suatu produk serta tautan yang dipasang adalah tautan afiliasi agar sesuai dengan peraturan FTC yang berlaku.

11. Mengedepankan Kejujuran

Melanjutkan poin sebelumnya, seorang afiliasi lebih dianjurkan untuk memberikan transparansi terkait hubungan kerja sama, misalnya mengatakan bahwa produk yang dikenakan adalah sponsor dari brand tertentu. Kejujuran ini tentunya akan lebih dihargai oleh audiens daripada mereka yang tidak mengungkapkannya.

12. Konsultasi dengan Brand

Untuk menemukan peluang afiliasi yang baik, Anda dapat bertanya pada brand favorit Anda apakah mereka memiliki program afiliasi. Dengan begitu, Anda dapat mempromosikan produk yang Anda terima sesuai dengan program afiliasi yang disarankan bila ragu untuk memilih program afiliasi tertentu.

13. Tentukan Target Audiens

Untuk membuat konten beserta afiliasi yang nantinya ditetapkan, Anda harus menentukan segmen atau target audiens yang akan memberikan Anda penghasilan. Apakah orang Indonesia saja atau berlaku untuk dunia global.

14. Penggunaan Bahasa yang Disesuaikan

Anda dapat menggunakan bahasa yang telah Anda kuasai dan disesuaikan dengan target audiens Anda. Bila Anda ingin menargetkan warga Indonesia saja, gunakanlah bahasa Indonesia untuk tulisan atau konten sehari-hari.

15. Pencairan Dana

Umumnya, merchant dari Indonesia mencairkan pendapatan Affiliate dalam wujud recehan. Dengan kata lain, Anda tidak perlu menunggu lama untuk menikmati hasil dari bisnis afiliasi.

Itulah 15 cara untuk menjadi affiliate yang sukses. Affiliate sendiri merupakan konsep penjualan online atau daring yang melibatkan pemilik barang, perantara, dan pembeli dalam transaksi penjualan barang di internet.

Untuk menjadi affiliate yang sukses, anda dapat menentukan niche yang sesuai dengan minat Anda, menentukan program afiliasi yang mudah dipercaya, pembuatan konten yang berkualitas, pemanfaatan SEO, dan masih banyak lagi.



Simak Video "Penjelasan Sri Mulyani soal Dunia Resesi Tahun Depan"
[Gambas:Video 20detik]
(des/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT