Kisah Mahasiswi 'Modal Nekat' Bisnis Pisang Cokelat

ADVERTISEMENT

Kisah Mahasiswi 'Modal Nekat' Bisnis Pisang Cokelat

Anisa Indraini - detikFinance
Sabtu, 01 Okt 2022 19:26 WIB
Mahasiswi modal nekat bisnis pisang cokelat (piscok)
Foto: Dok. Pribadi Menepiscok: Mahasis
Jakarta -

Terkadang hanya butuh modal nekat memulai usaha. Itulah yang dilakukan mahasiswi semester akhir di salah satu universitas swasta di Yogyakarta, Siti Maryam (22) yang membuka bisnis pisang cokelat (piscok) bernama Menepiscok sejak Desember 2021.

Keadaan lah yang membuat Maryam harus berjuang demi membiayai hidup sendiri agar tetap bisa berkuliah karena kedua orang tua berpisah. Dia bercerita sudah merantau ke Yogyakarta dari Wonosobo sejak 2015.

"Waktu itu aku kuliah masih online karena pandemi, sempat kerja di rumah makan, terus ada kabar kuliahnya bakal offline ke kampus, itu saya memutuskan untuk resign dan gimana caranya supaya tetap dapat pemasukan tapi kuliah tetap jalan," kata Maryam saat berbincang dengan detikcom, Jumat (30/9/2022).

Maryam berkeinginan membuka usaha agar waktunya lebih fleksibel untuk bisa diatur dengan jam kuliah. Akhirnya diputuskanlah usaha piscok, ide itu muncul karena dirinya sempat bekerja paruh waktu (part time) di pabrik kulit lumpia setelah berhenti kerja dari rumah makan.

Uniknya, Maryam saat itu belum bisa membuat piscok. Bermodal belajar dari YouTube, kini dirinya bisa menjadi 'bos' piscok dengan dua cabang dan dua pegawai.

"Waktu itu belum tahu gimana cara bikinnya, awalnya belajar dari YouTube, browsing-browsing tapi saya sudah pede bikin Instagram, share ke teman-teman saya kasih piscok dengan syarat hanya follow aja, terus ternyata feedback dari mereka bagus," ucapnya.

Selama satu bulan Maryam menerapkan penjualan dengan sistem pre-order (PO). Seiring permintaan yang semakin banyak, dia memutuskan berani mengeluarkan modal lebih besar yakni Rp 7 juta untuk membesarkan bisnisnya itu.

"Dulu modalnya sekitar Rp 7 jutaan. Saya kalau punya keinginan harus tercapai, kalau nggak, nggak tenang kayak gelisah gitu. Posisi uang tunai saya cuma ada Rp 3 jutaan, mau nggak mau jual kayak kalung buat pesan kontainer, beli alatnya, sewa tempat, sama biaya promosi endorse selebgram untuk awal buat branding dulu," bebernya.

Peluang usaha pisang cokelatKisah mahasiswi modal nekat bisnis pisang cokelat Foto: Dok. Pribadi Menepiscok

Masih ada kisah menarik di halaman berikutnya. Langsung klik

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT