Cara Membuka Bisnis Ekspedisi dan Bedanya dengan Logistik

ADVERTISEMENT

Cara Membuka Bisnis Ekspedisi dan Bedanya dengan Logistik

Stefani Ditamei - detikFinance
Senin, 17 Okt 2022 18:36 WIB
Ilustrasi ekspedisi.
Foto: Future Publishing via Getty Images
Jakarta -

Bisnis ekspedisi adalah salah satu ide usaha yang bergerak di bidang transportasi pengiriman barang dan logistik. Apakah Anda berminat untuk membuka bisnis ekspedisi dan membutuhkan informasi tentang cara memulainya? Simak ulasan dari detikcom berikut ini tentang cara membuka bisnis ekspedisi serta penjelasan tentang perbedaan bisnis ekspedisi dan logistik.


Pengertian Bisnis Ekspedisi

Bisnis ekspedisi adalah bisnis yang bergerak di bidang pengiriman barang dan logistik. Dikutip dari jurnal Universitas Multimedia Nusantara, ekspedisi adalah jasa pengiriman barang atau perusahaan pengangkutan barang. Bisnis ekspedisi pada umumnya akan memberikan harga pengiriman barang berdasarkan jarak kota yang ditempuh dan berat barang yang dikirimkan.

Semakin berat barang yang hendak dikirimkan, semakin besar pula harga yang dikeluarkan untuk mengirim barang ke daerah tertentu. Hal ini juga berlaku dengan jarak, semakin jauh jarak yang ditempuh maka harga jasa pengiriman barang juga semakin mahal.


Cara Membuka Bisnis Ekspedisi

Kebutuhan masyarakat untuk mengirim dan menerima barang menjadi salah satu alasan mengapa bisnis ekspedisi sangat dibutuhkan. Hal ini terlihat dari adanya marketplace yang beroperasi secara online dan memungkinkan aktivitas jual-beli ke seluruh wilayah. Oleh karena itu, untuk mempermudah transaksi dan penjualan barang, masyarakat menggunakan jasa ekspedisi untuk mengirimkan barang.

Apakah Anda berminat untuk memulai usaha di bidang bisnis ekspedisi? Dilansir dari jurnal IAIN Tulungagung, berikut adalah cara membuka bisnis ekspedisi.


1. Menentukan Daerah Operasional dan Alat Transportasi

Hal pertama yang harus diperhatikan untuk memulai bisnis ekspedisi adalah menentukan alat transportasi dan daerah operasional. Pertimbangan ini berkaitan dengan alat transportasi yang dinilai aman untuk melakukan pengiriman dan fasilitas yang menunjang keamanan barang. Sedangkan daerah operasional dapat berupa kantor untuk mengelola pengiriman dan penerimaan barang, serta mempermudah pelanggan untuk mendapatkan informasi serta pelayanan.


Selain kantor, Anda juga harus mempersiapkan gudang dan memastikan barang tetap aman meski muatan transportasi penuh. Selain transportasi dan bangunan operasional, bisnis ekspedisi harus memiliki berbagai sumber daya untuk ditempatkan sesuai keahlian di pos pengiriman. Contoh sumber daya di bidang ekspedisi adalah pengelola (manajer), administrator, dan pembantu lapangan.


2. Menentukan Barang Apa Saja yang Bisa Dikirimkan

Setelah transportasi dan gedung operasional, langkah selanjutnya adalah menentukan barang apa saja yang boleh dikirimkan. Hal ini disesuaikan dengan jenis transportasi atau kendaraan yang digunakan oleh jasa ekspedisi. Jika tidak sesuai, maka dapat mengancam keamanan barang yang dikirim.


3. Menentukan Biaya Jasa Pengiriman

Tujuan dari adanya membuka bisnis ekspedisi adalah mendapatkan keuntungan yang setimpal. Dalam hal ini, maka penyedia jasa ekspedisi harus menentukan tarif atau harga yang dikenakan untuk pelanggan saat menggunakan jasa pengiriman. Tarif sebaiknya disesuaikan dengan pertimbangan risiko dan ketentuan dari pemerintah. Upayakan juga tarif yang ditawarkan dapat dijangkau oleh konsumen. Meski demikian, perusahaan ekspedisi dapat memperhitungkan tarif berdasarkan biaya operasional dan keuntungan yang ingin didapatkan di setiap pengiriman.


4. Menentukan Legalitas Usaha dan Menjalankan Promosi Usaha

Tahap awal dalam menjalankan sebuah bisnis adalah memastikan usaha tersebut memiliki legalitas di mata hukum. Setelah itu, Anda dapat memanfaatkan promosi usaha melalui berbagai media seperti internet dan media promosi lainnya. Hal ini dilakukan supaya masyarakat dapat menjangkau dan mengetahui keberadaan bisnis ekspedisi yang Anda jalankan. Contoh media untuk promosi usaha adalah banner, tv, radio, dan media sosial lainnya.


Perbedaan Bisnis Ekspedisi dan Logistik

Sekilas, istilah logistik dan ekspedisi nampak memiliki arti yang berhubungan. Terlebih jika dikaitkan dengan bisnis ekspedisi. Maka Anda akan menemukan istilah umum seperti pengiriman logistik dan pengiriman ekspedisi.

Lantas, apa saja perbedaan antara bisnis ekspedisi dan logistik? Mari kita mulai dengan mengulas pengertian dari ekspedisi dan logistik. Ekspedisi adalah jasa mengirim barang ke berbagai tempat dengan muatan kecil, sedang, hingga besar. Alasan mengapa bisnis pengiriman barang disebut dengan ekspedisi adalah karena jasa yang ditawarkan bersifat fleksibel dan memungkinkan untuk mengirim barang dalam waktu cepat.


Logistik diartikan sebagai cara untuk mengelola pergerakan, pengadaan, dan penyimpanan material suku cadang aliran informasi tentang organisasi melalui jaringan pemasaran. Aktivitas logistik tidak semata-mata fokus dengan pengiriman barang saja, melainkan juga pengadaan truk, pergudangan, dan lain-lain. Selengkapnya, berikut adalah penjelasan detail tentang perbedaan antara ekspedisi dan logistik.

Ekspedisi adalah jasa yang berpusat pada pengiriman barang, sedangkan jasa logistik menangani kebutuhan perusahaan yang lebih besar, seperti manajemen logistik, pergudangan, pengadaan armada, dan lain-lain.

Jasa ekspedisi memiliki fungsi mengirim barang lebih besar dibandingkan jasa logistik. Sebab, jasa logistik cenderung mengirim barang dengan cara sekali jalan.

Ekspedisi memiliki muatan yang lebih kecil dan transportasi dapat menggunakan mobil van dan kurir. Hal ini berbeda dengan jasa pengiriman logistik yang mengirim barang dengan ketentuan minimal muatan 10-50 ton. Contoh moda transportasi pengiriman logistik adalah pesawat, kapal laut, dan truk.

Layanan gudangan, konsultan manajemen logistik, dan pengadaan transportasi jarang dimiliki oleh jasa ekspedisi. Sedangkan cakupan jasa logistik lebih besar dibandingkan dengan jasa ekspedisi.


Demikian informasi tentang bisnis ekspedisi dan perbedaannya dengan jasa logistik. Untuk membuka usaha jasa pengiriman, Anda dapat memulainya dari skala kecil seperti bisnis ekspedisi. Selamat mencoba!



Simak Video "Klarifikasi Terkait Kabar Kepulauan Widi Akan Dilelang"
[Gambas:Video 20detik]
(des/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT