17 Cara Membuka Usaha Sendiri di Rumah Agar Sukses

ADVERTISEMENT

17 Cara Membuka Usaha Sendiri di Rumah Agar Sukses

Stefani Ditamei - detikFinance
Rabu, 19 Okt 2022 15:50 WIB
Pekerja mencetak adonan kue jalangkote di salah satu industri rumahan di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (9/4/2022). Pemilik usaha mengaku memproduksi hingga 700 potong kue jalangkote dalam sehari saat bulan Ramadhan 1443 H atau naik 250 persen dibanding hari biasa yang hanya mencapai 200 potong akibat tingginya permintaan kue khas Makassar tersebut sebagai menu buka puasa. ANTARA FOTO/Arnas Padda/YU
Foto: ANTARA/Arnas Padda
Jakarta -

Artikel ini akan mengulas tentang cara membuka usaha sendiri di rumah. Cara ini diharapkan dapat membantu yang berencana untuk membuka usaha tanpa perlu menyewa tempat. Selain hemat biaya, usaha rumahan bisa dilakukan siapa saja. Tergantung jenis usaha apa yang hendak dijalankan. Berikut ini adalah cara membuka usaha di rumah beserta rekomendasi usaha yang mudah dilakukan.


17 Cara Membuka Usaha Sendiri di Rumah

Meski terdengar mudah dan menguntungkan, namun membuka usaha sendiri di rumah harus memperhatikan banyak hal. Mulai dari aspek kesiapan mental, modal, dan legalitas membuka usaha. Berikut ini adalah hal-hal penting yang harus diperhatikan saat membuka usaha di rumah.


1. Mengenali Diri Sendiri

Sebelum memutuskan untuk membuka usaha di rumah, pastikan untuk mengenali diri sendiri terlebih dahulu. Seperti yang disampaikan dalam Diktat Kewirausahaan oleh Ida Bagus Suardana, hal pertama yang sebaiknya diperhatikan adalah mengenal karakter pribadi. Misalnya, seseorang yang ingin mendapatkan keuntungan besar dalam waktu cepat kurang cocok membuka usaha toko kelontong. Sebab, toko kelontong harus menjual terus-menerus dengan margin keuntungan yang kecil.

2. Memahami Motivasi Diri

Setiap orang memiliki tujuan dan motivasinya sendiri saat memutuskan untuk membuka usaha di rumah. Motivasi yang sudah tertanam sebaiknya terus dipelihara dan menjadi penyemangat untuk setiap tindakan. Motivasi dapat menjadi pendukung seseorang yang sedang berjuang di bidang wirausaha.

3. Pahami Bakat dan Kemampuan Diri Sendiri

Bakat dan kemampuan adalah bekal penting bagi seseorang yang ingin membuka usaha. Misalnya, seseorang memiliki bakat dan minat terhadap desain busana. Maka usaha yang cocok untuk ditekuni adalah usaha garmen yang membutuhkan kemampuan dalam mendesain model pakaian.

4. Pengalaman

Apakah seseorang yang belum memiliki pengalaman membuka usaha disarankan untuk tidak memulai bisnis? Tentu saja bukan itu yang dimaksudkan. Dalam hal ini, pengalaman bisa merujuk kepada hal-hal yang selama ini kita minati, tekuni, dan geluti. Baik itu hobi maupun hal-hal yang disukai.

5. Menetapkan Jenis Usaha

Setelah melewati pengenalan terhadap diri sendiri, berikutnya adalah menentukan jenis usaha. Karakter usaha seperti apa yang hendak dibangun? Salah satu contohnya adalah apakah usaha tersebut bersifat continuous atau temporer? Apakah usaha kita sifatnya low margin high volume atau sebaliknya? Pertanyaan tersebut dapat membantu Anda dalam menentukan jenis usaha.

6. Apakah Kita Menyukai Usaha Tersebut?

Pertanyaan ini penting untuk dijawab karena usaha yang kita bangun nantinya akan berkelanjutan dan terus dikembangkan. Membangun usaha yang disukai memiliki nilai lebih dimana seseorang menjadi lebih giat dan tekun saat menjalaninya.

7. Apakah Kita Mampu Menjalankan Usaha Tersebut?

Kemampuan dalam menjalankan usaha dapat diukur dengan beberapa hal penting seperti kemampuan modal, keahlian, manajemen waktu, dan kemampuan mengimbangi dinamika persaingan dan dinamika dunia usaha.

8. Menguasai Aspek Permodalan

Cara membuka usaha sendiri di rumah setidaknya menguasai aspek teknis dari bisnis yang hendak dijalankan. Salah satu contoh penguasaan aspek teknis adalah permodalan. Modal dibutuhkan untuk mengoperasikan dan mengelola bisnis yang hendak dimulai.

9. Aspek Legalitas dalam Usaha

Selain menguasai aspek permodalan, aspek teknis dalam membuka usaha juga melibatkan legalitas atau hukum. Aspek hukum dalam membuka usaha contohnya adalah perpajakan, hak paten, merek, dan hak cipta.

10. Mengelola Keuangan Usaha

Pengelolaan keuangan usaha yang baik memungkinkan sebuah usaha dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. Hal penting dalam mengelola keuangan usaha di antaranya adalah cermat dalam pencatatan keuangan, mencatat pengeluaran atau biaya produksi, serta alternatif penyelamatan keuangan jika mengalami kerugian.

11. Siap Menghadapi Persaingan

Membuka usaha harus siap dengan persaingan. Perlu diingat bahwa persaingan dalam usaha erat hubungannya dengan memperebutkan pelanggan. Cara tepat untuk menghadapi persaingan adalah melakukan promosi dan strategi bisnis lainnya.

12. Miliki Mentor yang Kompeten

Sebagian besar pengusaha memulai usaha dibantu dengan mentor atau seorang pembimbing yang membantu dalam pengarahan. Seorang mentor yang baik memberikan motivasi dan arahan yang tepat.

13. Menentukan Produk yang Hendak Dijual

Setelah sebelumnya berhasil menentukan jenis usaha, selanjutnya adalah menentukan produk yang hendak dijual. Penentuan produk dilakukan dengan spesifik. Produk seperti apa yang hendak dijual? Apabila usaha yang dijalankan adalah bidang kuliner, makanan dan minuman seperti apa yang hendak diproduksi? Pertanyaan ini dapat membantu Anda dalam membuat keputusan terkait produk yang akan dijual.

14. Membuat Rancangan Usaha

Rancangan usaha adalah cara untuk menyusun dan membuat rencana usaha secara fokus dan spesifik. Segala aspek yang berkaitan dengan bisnis sebaiknya dirancang dan direncanakan secara matang.

15. Buat Rekening Khusus untuk Usaha

Upayakan untuk tidak mencampur keuangan pribadi dengan keuangan usaha. Artinya, Anda harus membuat rekening bank khusus untuk menyimpan uang perusahaan. Cara ini dinilai aman sekaligus membuka kerja sama dengan pihak bank.

16. Cari dan Temukan Asuransi Bisnis yang Tepat

Membuka dan menjalankan usaha tidak menutup kemungkinan terjadi berbagai macam risiko. Sebagai solusi, Anda dapat mencari dan memilih asuransi bisnis yang tepat.

17. Tunjukkan Keunikan dari Bisnis Anda

Cara membuka usaha sendiri di rumah selanjutnya adalah memiliki produk yang memiliki keunikan. Ini dapat menjadi pembeda antara produk yang Anda jual dengan produk-produk lain milik kompetitor.


Rekomendasi Usaha Rumahan yang Mudah Dilakukan

Seperti apakah contoh usaha rumahan yang mudah dilakukan? Rekomendasi di bawah ini diharapkan dapat memberikan referensi terkait usaha yang bisa dijalankan di rumah. Berikut adalah contohnya:

1. Usaha Katering Kue

Usaha ini cocok dijalankan oleh seseorang yang hobi membuat kue. Ternyata ada peluang untuk membuka usaha katering kue dalam jumlah besar. Jangan lupa promosikan usaha ini melalui media sosial untuk menarik konsumen.

2. Menjual Seblak

Seblak adalah makanan yang diminati oleh banyak orang, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa. Banyak sekali usaha rumahan yang menjual seblak sebagai produk utama.

3. Ice Cream Home Made

Membuka usaha sendiri di rumah dapat dilakukan dengan menjual es krim buatan sendiri. Anda hanya perlu bahan dan peralatan untuk membuat es krim di rumah. Modal yang dikeluarkan juga tidak terlalu mahal.

4. Menjual Bakso

Bakso adalah makanan yang digemari banyak orang dan dapat dijalankan di rumah. Apabila Anda memiliki garasi atau halaman depan rumah, Anda dapat menggunakan tempat itu untuk menjual bakso.

5. Jasa Menjahit

Selain menjual makanan dan minuman, Anda dapat membuka usaha sendiri di rumah dalam bentuk layanan jasa. Salah satu contohnya adalah jasa menjahit pakaian, tas, sepatu, dan lain-lain.

6. Jualan Nasi Uduk

Nasi uduk sering dicari pelanggan saat pagi hari, terutama saat jam sarapan maupun makan siang. Modalnya pun tidak banyak, Anda dapat berjualan nasi uduk dari pagi hingga siang, dengan waktu yang fleksibel.

7. Menjual Pulsa dan Internet

Biasanya toko yang menjual pulsa dan internet disebut sebagai konter. Usaha ini bisa dilakukan dan dimulai di rumah.

8. Jasa Cukur Rambut

Membuka usaha jasa cukur rambut dapat menjadi referensi bagi Anda yang memiliki kemampuan memangkas rambut. Tarif yang dikenakan tergantung tingkat kesulitan dan model rambut yang diinginkan pelanggan.

9. Jualan Es

Jualan es dapat Anda mulai di rumah. Target pembeli biasanya anak-anak atau tetangga sekitar rumah. Anda juga dapat mempromosikan produk ini melalui media sosial dan menyediakan layanan pesan antar.

10. Warung Makanan Kecil

Usaha rumahan yang sering ditemukan adalah warung makan. Terlebih warung yang didirikan dekat dengan perkantoran dan area strategis. Warung makanan kecil juga menjual makanan ringan seperti makaroni, seblak, dan buah-buahan.


Demikian informasi tentang cara membuka usaha sendiri di rumah dan rekomendasi usahanya. Semoga bermanfaat dan membantu Anda dalam menemukan inspirasi usaha rumahan. Selamat mencoba!



Simak Video "Klarifikasi Terkait Kabar Kepulauan Widi Akan Dilelang"
[Gambas:Video 20detik]
(des/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT