10 Faktor Kegagalan Wirausaha dan Solusi Mencegahnya

ADVERTISEMENT

10 Faktor Kegagalan Wirausaha dan Solusi Mencegahnya

ilham fikriansyah - detikFinance
Jumat, 21 Okt 2022 17:30 WIB
Ilustrasi wirausaha.
Foto: Adeolu Eletu/Unsplash
Jakarta -

Saat ini sudah banyak masyarakat di Indonesia yang mendirikan usaha, baik itu menjual barang maupun jasa. Sayangnya, masih ada sejumlah pengusaha yang tak mampu mengelola usahanya dengan baik sehingga berujung kegagalan.

Maka dari itu, sebaiknya para pengusaha memahami sejumlah risiko yang muncul jika mendirikan usaha. Selain itu, ketahui juga solusi untuk mencegah kegagalan dalam berwirausaha.

Lantas, apa saja faktor yang menggagalkan bisnis wirausaha? Lalu seperti apa solusi untuk mencegah hal tersebut? Simak penjelasannya secara lengkap dalam artikel berikut ini yuk.

10 Faktor Penyebab Kegagalan Wirausaha

Bila detikers menjalankan sebuah usaha dan mengalami kegagalan, tentu ada sejumlah faktor yang mempengaruhinya. Dijelaskan dalam buku Kewirausahaan oleh Ida Ayu Dinda Priyanka Maharani, dkk, berikut 10 faktor penyebab kegagalan dalam wirausaha:

1. Kurang Pemahaman dalam Hal Manajerial

Mengelola usaha tentu tidak mudah detikers, meski sudah dibantu oleh karyawan di setiap divisi namun seluruh aspek harus saling bersatu agar operasional berjalan lancar. Nah, salah satu faktor yang menyebabkan wirausaha gagal karena kurang kompetensi dalam hal manajerial, khususnya terkait kemampuan pengelolaan karyawan serta aktivitas operasional usaha.

2. Bukan Didorong Oleh Kemauan Sendiri

Terkadang, banyak masyarakat yang terjun ke dunia wirausaha atas dorongan di sekitar, bukan karena kemauan diri sendiri. Hal ini tentu sangat fatal karena dalam berwirausaha diperlukan persiapan dan perencanaan yang matang, bukan sekadar ingin ikut-ikutan apalagi tidak didorong oleh kemauan sendiri.

Minimnya pengetahuan dalam hal teknik marketing, penentuan pangsa pasar dan target konsumen, keterampilan mengelola SDM, serta menyelaraskan setiap aspek dalam kegiatan usaha dapat berdampak pada jalannya usaha, sampai akhirnya bisa mengalami kegagalan.

3. Kurang Paham dalam Pencatatan Transaksi Keuangan

Banyak sejumlah pengusaha yang sering mengalami kesulitan ketika menentukan aliran kas masuk dan keluar setiap periode. Tak hanya itu, pengusaha juga kesulitan dalam mencatat rincian penerimaan dan penggunaan dana.

Hal ini tentu sangat berisiko karena menyebabkan nominal kas di tangan dengan jumlah kas yang tercatat pada pembukuan tidak sesuai. Maka dari itu, sebelum mendirikan usaha sebaiknya pelajari lebih dahulu aspek keuangan dan harus sangat diperhatikan.

4. Lokasi Usaha Kurang Memadai

Faktor selanjutnya yang menyebabkan bisnis menjadi gagal karena lokasi tempat usaha yang tidak strategis. Akses lokasi usaha yang sulit dijangkau masyarakat menyebabkan para konsumen enggan untuk berbelanja, alhasil usaha kamu sepi pembeli dan lama-lama bisa bangkrut.

5. Kurangnya Pengawasan

Pengawasan yang kurang dapat menjadi faktor kegagalan dalam berwirausaha. Dalam hal ini, pihak perusahaan harus mengawasi tugas dan fungsi pokok seluruh karyawan. Selain itu, perusahaan juga perlu mengawasi peralatan yang digunakan untuk operasional perusahaan.

Jika kedua hal tersebut diabaikan, maka efektivitas dan efisiensi perusahaan menjadi berkurang. Hal ini dapat menyebabkan biaya operasional menjadi bengkak.

6. Tidak Sungguh-sungguh dalam Berusaha

Bila detikers ingin mendirikan usaha, artinya kamu harus berkomitmen untuk mencurahkan seluruh tenaga, usaha, waktu, dan biaya agar bisnis berjalan lancar. Namun, masih banyak sejumlah pengusaha yang akhirnya menyerah di tengah jalan karena tidak sanggup dalam mengelola usaha.

Maka dari itu, tanamkan dalam diri detikers jika benar-benar ingin mendirikan usaha. Sikap yang ragu-ragu hanya akan mengakibatkan usaha yang dijalankan menjadi labil dan terkesan tidak serius.

7. Tidak Mau Beradaptasi dengan Perkembangan Zaman

Saat mendirikan usaha, detikers harus siap dengan menghadapi perkembangan zaman yang semakin cepat. Misalnya, jika dahulu detikers fokus menjual produk secara offline dengan membuka ruko di dalam Mall, kini detikers juga perlu berjualan secara online dengan membuka toko di berbagai e-commerce.

Sebab, kemajuan sebuah zaman juga mempengaruhi perkembangan teknologi yang semakin canggih. Bila detikers bertahan dengan cara lama dan tidak mau beradaptasi dengan hal baru, maka siap-siap bisnis bisa gulung tikar.

8. Mengikuti Tren yang Sedang Viral

Perlu diingat, jangan pernah mendirikan sebuah usaha berdasarkan hal viral semata. Memang, hal yang viral di media sosial dapat dengan mudah meningkatkan profit perusahaan karena diserbu oleh banyak konsumen.

Akan tetapi, hal yang sedang viral memiliki masa waktu tertentu. Ketika suatu hal yang sedang viral mulai menurun, maka usaha yang didirikan juga mengalami penurunan penjualan dan akhirnya bisa berujung bangkrut.

9. Tidak Mau Melakukan Inovasi

Faktor kegagalan wirausaha selanjutnya karena perusahaan tidak mau melakukan inovasi terhadap produk-produknya. Masih banyak perusahaan menjual produk dalam desain dan fungsi yang sama selama bertahun-tahun, sebab ketika produk tersebut pertama kali dirilis berhasil menarik minat masyarakat.

Sayangnya, masyarakat tentu akan bosan jika perusahaan tidak melakukan inovasi pada produk tersebut. Hal ini dapat mempengaruhi angka penjualan yang akhirnya membuat perusahaan mengalami kerugian.

10. Strategi Pemasaran yang Buruk

Perusahaan tak hanya sekadar membuat produk dengan kualitas terbaik, namun juga harus memikirkan strategi pemasaran yang tepat. Sebab, akan sia-sia saja jika perusahaan tak mampu memasarkan produknya kepada konsumen secara tepat, meskipun sudah memiliki kualitas terbaik daripada yang diproduksi oleh pesaing.

Solusi Mencegah Kegagalan

Dijelaskan dalam buku Kegagalan dan Keberhasilan dalam Kewirausahaan oleh Finnah Fourqoniah, untuk mencegah kegagalan dalam berwirausaha, pengusaha harus memperdalam literasi tentang mengelola finansial untuk meminimalisir kerugian. Selain itu, pengusaha juga perlu belajar banyak tentang tips-tips seputar wirausaha, mengikuti seminar kewirausahaan dari para ahli, dan mengikuti organisasi kewirausahaan baik itu secara online maupun offline.

Selain itu, ada sejumlah solusi lain yang dapat dilakukan oleh pengusaha termasuk bagi para pengusaha pemula untuk mencegah kegagalan di masa yang akan datang. Dijelaskan dalam buku Kewirausahaan dan Bisnis Online oleh Anggri Puspita Sari dkk, berikut sejumlah solusinya:

  1. Mampu untuk mengembangkan usaha dan memiliki tujuan yang jelas
  2. Memiliki harapan yang realistis
  3. Kemauan untuk membuat rencana secara detail
  4. Fleksibel dan mudah beradaptasi dalam menghadapi perubahan zaman dan teknologi
  5. Mampu untuk mengatasi kekhawatiran
  6. Bekerja keras
  7. Walau minim pengalaman, setidaknya belajar dari yang berpengalaman di bidang wirausaha
  8. Memiliki tujuan pribadi yang jelas

Itu dia detikers penjelasan mengenai 10 faktor kegagalan wirausaha dan sejumlah solusi untuk mencegahnya. Jadi, mulai sekarang jangan takut gagal dalam berwirausaha ya, sebab kamu masih bisa mencegah kegagalan tersebut. Semoga berhasil!



Simak Video "Hutama Karya Kembangkan Kompos dari Maggot di JTTS"
[Gambas:Video 20detik]
(ilf/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT