Dari Pantura ke Mancanegara, Oleh-oleh UMKM Indramayu Ikut Diburu Pemudik

Dari Pantura ke Mancanegara, Oleh-oleh UMKM Indramayu Ikut Diburu Pemudik

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Sabtu, 28 Mar 2026 13:30 WIB
UMKM Pertamina
Foto: Dok. Pertamina Patra Niaga
Jakarta -

Perjalanan pemudik yang kembali ke perantauan dari Indramayu dan sekitarnya kerap dimanfaatkan untuk berburu oleh-oleh khas daerah. Salah satu pusat oleh-oleh yang ramai diserbu adalah Teras Balongan yang berlokasi di Jl. Raya Sukaurip No.16, Balongan, Indramayu, Jawa Barat.

Di lokasi ini, berbagai produk unggulan UMKM khas Indramayu dijajakan, mulai dari batik, tenun, hingga aneka makanan khas pesisir. Produk makanan yang dijual pun beragam dan banyak diburu sebagai oleh-oleh Lebaran, seperti rengginang terasi, kerupuk udang, kerupuk ikan, kerupuk bawang, hingga kerupuk nasi. Selain itu, tersedia juga sambal dan olahan terasi dalam kemasan.

Sebagian besar makanan ringan tersebut memiliki cita rasa khas Pantura karena menggunakan bahan baku dari wilayah pesisir, terutama terasi. "Ciri khasnya memang rasa terasi karena kami berada di daerah pinggir laut," ujar Mahani, Ketua UMKM Teras Balongan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya diminati pemudik domestik, produk UMKM Teras Balongan juga telah dibawa hingga ke luar negeri oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI). "Rengginang produk kami pernah sampai Australia. Ada juga yang ke Taiwan dan Hong Kong melalui teman-teman yang bekerja di sana," imbuh Mahani.

Dari sisi harga, produk yang dijual relatif terjangkau, mulai dari Rp10 ribu hingga Rp100 ribu, tergantung jenis dan ukuran.

ADVERTISEMENT

Selain makanan kering, UMKM di Teras Balongan juga menawarkan camilan segar seperti manisan mangga khas Indramayu. Mangga dikupas dan diiris tipis, lalu direndam dalam larutan gula batu dan gula pasir selama beberapa hari hingga siap dikonsumsi. Produk ini menjadi salah satu favorit pemudik.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan, Teras Balongan menjadi salah satu upaya mendorong pemasaran produk UMKM lokal agar lebih luas. Selain itu, keberadaan pusat oleh-oleh ini memudahkan masyarakat mendapatkan berbagai produk pesisir dalam satu lokasi.

Pertamina, kata Baron, juga melakukan pembinaan UMKM di berbagai daerah melalui pameran, display produk, temu bisnis, serta penguatan jejaring. "UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional. Sebagai BUMN, Pertamina mendukung pengembangan UMKM agar bisa meningkatkan produknya, lebih dikenal masyarakat dan bisa mandiri, sehingga memberi dampak bagi kemajuan ekonomi daerah," ujar Baron.

Teras Balongan sendiri diresmikan pada 2025 sebagai outlet untuk memperluas pasar produk UMKM di sekitar wilayah operasi Kilang Balongan. Saat ini, terdapat 22 pelaku UMKM yang tergabung dengan beragam produk unggulan.

"Pertamina secara konsisten meningkatkan kapasitas UMKM melalui berbagai program pembinaan, seperti UMK Academy yang memberikan pembelajaran untuk pengembangan usaha mencakup manajemen usaha hingga pemasaran digital," pungkas Baron.

(fdl/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads