Kripik Tempe Hingga Produk Kelapa RI Unjuk Gigi ke Pasar China-ASEAN

Kripik Tempe Hingga Produk Kelapa RI Unjuk Gigi ke Pasar China-ASEAN

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Selasa, 22 Sep 2026 10:54 WIB
UMKM RI
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Tujuh usaha mikro dan kecil (UMK) mitra binaan PT Pertamina (Persero) membawa produk mereka ke The 23rd China-ASEAN Expo (CAEXPO) 2026 di Nanning International Convention and Exhibition Center, Guangxi, Tiongkok. Pameran tersebut berlangsung pada 17-21 September 2026.

Produk yang dibawa beragam, mulai dari keripik tempe, peralatan dapur berbahan kayu, permainan edukatif, hingga kerajinan rotan dan produk olahan kelapa.

Ketujuh UMK tersebut yakni H&G Makmur dengan produk keripik tempe Kritebar, Jati Alasku yang membawa kitchenware dan tableware berbahan kayu jati bersertifikat SVLK, Puzzle IQ Jogja, Rindik ArtShop, Sakoda Broom, IndsCraft, serta PT Agriutama Mandiri Indonesia Jaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keikutsertaan mereka menjadi salah satu cara membuka akses ke pasar internasional sekaligus mempertemukan pelaku UMK dengan calon pembeli dan pelaku usaha dari Tiongkok dan negara-negara ASEAN.

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Guangzhou, Arianto Surojo, mengatakan CAEXPO dapat dimanfaatkan pelaku usaha Indonesia untuk mencari calon pembeli dan membangun hubungan bisnis.

ADVERTISEMENT

"CAEXPO merupakan kesempatan yang sangat baik untuk memperkenalkan produk unggulan Indonesia kepada pasar Tiongkok dan negara-negara ASEAN. Kesempatan ini perlu dimanfaatkan untuk menjaring calon pembeli, menginisiasi hubungan bisnis, serta membangun kontrak kerja sama jangka panjang sehingga hasilnya tidak berhenti pada transaksi satu kali," ujar Arianto.

Menurut Arianto, produk UMK Indonesia memiliki keunikan, kreativitas, dan nilai tambah yang berpotensi bersaing di pasar global. Namun, pelaku usaha perlu menjaga kualitas produk, kapasitas produksi, serta memahami kebutuhan pasar negara tujuan.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan Pertamina memfasilitasi UMK mitra binaan untuk memperluas akses pasar, termasuk melalui pameran internasional.

"Pertamina terus mendorong UMK mitra binaan melalui peningkatan kapasitas usaha, penguatan kualitas produk, dan perluasan akses pasar. Kami berharap keikutsertaan dalam CAEXPO 2026 dapat memperluas jejaring bisnis serta membuka peluang kerja sama berkelanjutan," ujar Baron.

Selain keripik tempe dan produk berbahan kayu, produk yang dipamerkan mencakup permainan edukatif Puzzle IQ Jogja, kerajinan rotan Rindik ArtShop, sapu rayung Sakoda Broom, kerajinan berbahan kerang IndsCraft, serta produk olahan kelapa dan minuman jahe dari PT Agriutama Mandiri Indonesia Jaya.

Program tersebut juga dikaitkan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

Pertamina menyebut pengembangan UMK dan perluasan akses pasar tersebut juga sejalan dengan Asta Cita, khususnya dalam penguatan kewirausahaan, penciptaan lapangan kerja berkualitas, dan pengembangan industri kreatif nasional.

(fdl/fdl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads