Seperti yang dilakukan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi VII di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin (8/9/2008).
Ia mengangguk-angguk terus saat menyimak pertanyaan-pertanyaan dari anggota DPR terkait subsidi listrik, produksi batubara dan lifting gas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini langsung ditimpali anggota Komisi VII lainnya Soetan Bhatoegana. "Iya, pak. Kalau angguk-angguk jadi seperti boneka India," ujarnya yang mengundang tawa semua peserta raker.
Namun kelucuan tidak berhenti di sini. Tawa terus berkumandang saat Wati, anggota Komisi VII dari Golkar menyapa jajaran pejabat pemerintah.
"Selamat siang, saya lihat di sini ada Pak Kardaya. Tapi saya bingung Pak Kardaya disini sebagai apa ya? Karena Pak Priyono (Kepala BP Migas) nggak ada, kok adanya Pak Kardaya (mantan Kepala BP Migas)," ujarnya.
"Lalu ada Pak Purwono (Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi) yang seperti petasan injek, dicari susah," katanya.
Β
Ledekan anggota DPR yang seperti ini membuat raker soal lifting minyak dan gas di tahun 2009 berlangsung lebih meriah meski di tengah puasa.
(lih/ddn)











































