Drajad ternyata berencana menekuni hobi menyanyinya usai pensiun dari jabatan politisnya. Tak tanggung-tanggung, Dradjad akan mulai merilis single perdananya akhir bulan ini.
"Kalau banyak artis jadi politisi, sekarang saya mencoba dari politisi jadi artis," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk melatih vokalnya, ia menggandeng tim Elfa Secioria sebagai pelatih dan backing vokal di lagunya.
Lagu ini menceritakan ketimpangan sosial yang terjadi di masyarakat antara kaum miskin dan penguasa.
"Hidup makin keras bagi yang pas-pasan, sementara penguasa asyik pesta pora,"
atau lirik berikut yang mencerminkan perasaannya pada kondisi saat ini,
"Aku muak dan bosan tentang kebusukan penguasa,"
Lagu ini pertama kali diperdengarkan usai diskusi ekonomi Indef digelar di restoran Bebek Bali, Jakarta, Rabu (8/10/2008). Tiba-tiba saja Dradjad membuat pengakuan mengenai aktivitasnya setelah lengser dari jabatan politiknya di DPR RI.
Meski pede me-soft launching lagunya, tapi rupanya Dradjad belum cukup pede untuk meluncurkan album sendiri. Single perdananya kali ini akan digabungkan dengan penyanyi lain dalam satu album. Dari 10 lagu di album tersebut, Dradjad menulis 4 lagu diantaranya.
Dradjad berencana meluncurkan single-nya ini dalam waktu dekat karena sekarang masih dalam proses pembuatan video klip. "Tadinya saya mau undang Pak Amien (Amien Rais) sebagai bintang klip, tapi takut disangka apa-apa," katanya.
Alih-alih menggunakan Amien Rais, yang jadi bintang video klipnya adalah anak-anak dan dirinya sendiri.
Rekan Dradjad, Fadhil Hasan dengan guyon mengatakan Dradjad sudah kembali ke jalurnya.
"Setelah 4 tahun dia berada di jalur sesat , akhirnya dia kembali ke jalan yang benar," ujarnya sambil tertawa.
Apakah suara Dradjad 'semerdu' suaranya di DPR? Kita tunggu saja peluncurannya...
(lih/ddn)











































