Sebagian kalangan pun menyangsikan apakah para menteri, terutama di bidang ekonomi akan tetap bisa fokus bekerja di tengah 'kejar setoran' Pemilu dan juga krisis yang menyita perhatian.
Berikut pernyataan sejumlah menteri ekonomi dari Parpol saat dialog tentang pemaparan ekonomi 2009 para pemimpin media massa dengan menteri ekonomi di Gedung Depkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Senin (5/1/2009) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya dua menteri yang bersedia memberikan komentarnya yakni Menteri Negara Koperasi dan UKM Suryadharma Ali yang juga Ketua Umum PPP dan Mentan Anton Apriyantono yang merupakan menteri 'perwakilan' PKS.
Namun jawaban yang diberikan Suryadharma Ali kurang begitu mengena dengan pertanyaan. Menteri yang biasa disapa pak SDA ini justru mengaitkan pemilu dengan pertumbuhan ekonomi.
"Tahun 2009 itu tahun pemilu, tapi jangan dianggap sebagai kendala. Saya tidak melihat program-program akan mengalami kendala," ujarnya.
Ia pun mengungkapkan, saat pemilu, parpol-parpol justru berbelanja. Termasuk untuk kaos-kaos, selebaran bahkan iklan-iklan yang tersebar dan dinikmati media massa. Termasuk juga restoran-restoran yang menikmati berkah dari gelaran pemilu.
"Jadi akan mengakibatkan bergeraknya sektor riil," ujarnya.
Sementara Mentan memberikan jawaban yang lebih mengena. Ia menegaskan tetap berkomitmen mengurus pertanian.
"Saya tidak terlibat politik. Saya Full time untuk Pertanian," ujarnya sambil tertawa.
Sedangkan Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta yang merupakan perwakilan Golkar memilih no comment. Menakertrans Erman Suparno yang merupakan konstituen PKB kubu Muhaimin juga memilih hanya tertawa. (qom/qom)











































