Menneg BUMN Sofyan Djalil mengatakan, Karen memang merupakan calon yang terbaik dari semua calon yang mengikuti fit and proper test.
"Dia yang cukup bagus untuk menjadi direksi. Kita mengajak ngomong dan melakukan interview pada cukup banyak calon. Kemudian kita lihat diantara mereka dengan banyak pertimbangan akhirnya beliau yang terpilih," ujar Sofyan ketika ditemui dikantornya, Gedung Garuda, Jakarta, Kamis (5/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kursi tertinggi di Pertamina memang tidak pernah diduduki oleh seorang wanita. Dari waktu ke waktu, Dirut Pertamina adalah:
- Soegijanto (1996-1998),
- Martiono Hadianto (1998-2000)
- Baihaki Hakim (2000-2003),
- Ariffi Nawawi (2003-2004),
- Widya Purnama (2004-2006), dan
- Ari H. Soemarno (2006-2009).
Karen saat ini masih menjabat sebagai Direktur Hulu Pertamina dan baru dilantik pada Maret 2008 lalu. Wanita kelahirani Bandung, 19 Oktober 1958 itu mendapat gelar Sarjana Teknik Fisika dari ITB.
Karirnya dimulai di Mobil Oil Indonesia sebagai system analyst dan programmemr pada tahun 1984. Sebelum diangkat menjadi Direktur Hulu Pertamina pada 5 Maret 2008, ia menjabat sebagai staf ahli Direktur Uatam Bidang Hulu.
Wanita berumur 40 tahun ini pernah bekerja sebagai System Analyst dan Programmer di Mobil Oil Indonesia (1984-1986), Seismic Processor dan Quality Controller di Mobil Oil Indonesia (1987-1988), pindah tugas ke Mobil Oil Dallas USA (1989 -1992).
Lalu ia kembali ke Mobil Oil Indonesia sebagai Project Leader di Exploration Computing Department (1992-1996), Mutual Agreement Separation Package Mobil Oil Indonesia (1996-1998), bergabung dengan CGG Petrosystems di Indonesia sebagai product manager aplikasi G&G dan data manajemen (1998), bergabung dengan Landmark Concurrent Solusi Indonesia sebagai domain specialist (1998-1999).
Di tempat yang sama sebagai business development manager (2000-2002), bergabung dengan Halliburton Indonesia sebagai Commercial Manager for Consulting and Project Management (2002-2006), Staf Ahli Direktur Utama bidang Hulu PT Pertamina (Persero) (2006-2008), dan menjabat sebaga Direktur Hulu PT Pertamina (Persero) terhitung mulai tanggal 5 Maret 2008.
Karen rencananya akan dilantik sebagai Dirut Pertamina pada hari ini pukul 15.00 WIB. Karen akan mengukir sejarah sebagai wanita pertama yang menduduki posisi tertinggi di BUMN terbesar dan paling strategis di Indonesia itu.
Selamat.
(qom/ir)











































