Penjualan minyak goreng murah bermerek 'Minyakita' ini digelar di halaman SMP 34, Jalan Pademangan 7, Jakarta, Minggu (22/3/2009).
Sebelum mulai melayani masyarakat yang hendak membeli 'Minyakita', Foke menyempatkan diri bersilaturahmi dengan masyarakat. Ia pun memberikan penjelasan maksud dari bazar minyak goreng murah ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah bercengkrama dengan masyarakat, ia menuju sebuah tenda tempat penjualan 'Minyakita'. Di depan tenda tersebut, ratusan masyarakat sudah mengantre untuk menukarkan kupon yang sudah mereka beli.
Setiap keluarga memang berhak mendapat 2 kupon untuk 2 liter minyak goreng murah. Kupon tersebut kemudian ditukarkan dengan 2 liter minyak goreng.
Sebagai pembuka acara penukaran kupon, Foke memulainya dengan melayani langsung 3 warga yang hendak menukarkan kupon. Kebanyakan warga yang mengantre adalah wanita bersama anak kecil. Mereka rela berpanas-panas ria demi mendapat minyak goreng seharga Rp 6.000 per liter.
"Ya bu, silakan. Mana kuponnya?" ujar Foke sambil melayani.
Warga yang beruntung kebagian dilayani Foke pun tampak antusias.
Setelah melayani tiga penukaran kupon, Foke pun pamit dan meninggalkan lokasi. Penukaran dilanjutkan oleh petugas dari Sinarmas.
Menurut Managing Director Sinar Mas G Sulistiyanto, acara yang digelarnya kali ini bukan sekedar atas himbauan Departemen Perdagangan, melainkan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
"Itu sebabnya, secara konsisten, baik diminta atau tidak, kami senantiasa siap melakukan kegiatan ini," ujarnya.
Dalam kesempatan ini Sinarmas juga menyediakan mentega kemasan bermerek Filma dan minyak goreng kemasan Kunci Mas.
(lih/asy)











































