Â
Sofyan yang datang bersama istri dan dua anaknya tersebut mengatakan, nama ganda tersebut merupakan salah satu kelemahan dan kekurangan DPT yang selama ini banyak dikritik masyarakat.
Â
"Yang penting kan satu suara. Mungkin kendalanya di penyesuaian pendaftaran. Ini barangkali masalah yang harus kita perbaiki lah. Barangkali dalam pemilu yang akan datang harus melihat mekanisme seperti ini bisa teratasi," ujarnya di tps 7 Jalan Denpasar III, Kuningan, Jakarta, Kamis (9/4/2009).
Â
Sofyan datang ke tempat pemungutan suara memakai kaos berkerah berwarna biru dengan garis putih. Begitu turun dari mobilnya, ia langsung menuju ke papan nama caleg sambil melihat-lihat.
Â
Setelah sempat menunggu sebentar di kursi tunggu, ia pun langsung menuju bilik pencontrengan tanpa kesulitan.
Â
Setelah melakukan pencontrengan, ia mengaku sedikit kesulitan untuk mencari nama calon legislatif yang ia kenal. Menurutnya, jauh lebih mudah mencari partai ketimbang caleg dalam kertas contrengan tersebut.
Â
"Tapi saya pilih nama juga. Kebetulan ada yang saya kenal dari partai yang dikenal," katanya.
(ang/lih)











































