Menurutnya, mempertahankan bentuk organisasi paling kecil dalam sistem masyarakat merupakan kunci membentuk ketahan nasional.
"Ketahanan keluarga akan membentuk ketahanan sosial, kemudian membentuk ketahanan nasional," ujar Purnomo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Purnomo mengatakan menjaga ketahanan keluarga merupakan aspek paling penting dalam mewujudkan ketahanan nasional.
"Ketahanan keluarga adalah pondasi dari sistem masyarakat. Tanpa adanya ketahanan keluarga, sulit mewujudkan ketahanan nasional," ujarnya.
Purnomo pun menceritakan pengalaman dirinya dalam keluarga. Ia mengakui bahwa dengan jabatannya yang dipegang saat ini, tentu jadwal kerja dirinya sangat ketat, sehingga terkadang harus berusaha keras agar bisa meluangkan waktu bersama keluarga.
"Kadang kalau saya kerja sampai larut malam, istri saya suka menelpon ke sekretaris saya untuk menanyakan saya sedang apa dan berada dimana. Istri saya tahu saya sedang bekerja, jadi dia cukup menanyakan melalui sekretaris saya untuk menanyakan kabar saya," ujarnya.
Kendati demikian, Purnomo mengaku selalu berusaha memberikan waktu untuk keluarga meski hal itu cukup sulit dilakukan karena jadwal pekerjaannya cukup ketat.
"Saya pikir, sesibuk apapun, kalau memang niat pasti bisa meluangkan waktu untuk keluarga. Karena tanpa ketahanan keluarga, sulit membentuk ketahanan sosial yang pada akhirnya akan kesulitan mewujudkan ketahanan nasional," ujar Purnomo.
(dro/qom)











































