Hal ini dikatakan JK saat membuka Rakernas I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Swiss Bell Hotel, Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (5/6/2009).
"Pengusaha adalah pekerjaan mulia. Karena tanpa pengusaha, siapa yang akan mempekerjakan orang," tutur Kalla.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut JK mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW saja dulu berprofesi sebagai pengusaha.
"Jadi siapa yang menolak pengusaha itu melanggar amanah Rasul," tutur JK.
Dalam kesempatan itu, JK juga meminta agar para pemuda jangan berpikir politik saja, seperti mengincar kursi DPR tetapi ada baiknya untuk berkiprah di sektor-sektor lain.
Ungkapan JK ini seperti menjawab pernyataan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidatonya di Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran, Kamis malam kemarin.
"Ingat, kerajaan dan gurita bisnis keluarga pejabat di pemerintah lalulah yang membikin semakin jatuh negara kita," kata SBY beberapa waktu lalu.
"Tidak boleh melakukan bisnis, termasuk keluarga yang melakukan kesalahan wewenang. Kalau melakukan bisnis harus transparan," tambah SBY.
(nwk/qom)











































