"Iya benar, Pak Angky meninggal di Singapura jam 01.20 pagi tadi," kata Direktur Komunikasi HMSP Niken Rachmad ketika dihubungi detikFinance, Senin (22/6/2009).
Sayangnya tidak banyak yang bisa diungkapkan Niken saat ini karena masih menunggu kabar selanjutnya dari pihak keluarga Angky. "Berita selanjutnya masih kami tunggu dari pihak keluarga," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya benar, saya dengar seperti itu," kata Franky yang kini juga menjabat sebagai Direktur Indofood Sukses Makmur ketika dikonfirmasi detikFinance.
Apa benar karena ginjal?
"Iya benar," ungkapnya lagi.
Semasa hidup, Angky memang sangat identik dengan HM Sampoerna dan dekat dengan Putera Sampoerna. Ketika Philip Morris mengakuisisi saham HM Sampoerna pada tahun 2005, Angky tetap menjabat sebagai direksi di perusahaan rokok tersebut untuk mengawal masa transisi.
RUPS HM Sampoerna pada Mei 2008 lalu memutuskan untuk mengangkat Angky yang sebelumnya hanya direktur menjadi Presiden Komisaris. Pria kelahiran Bogor, 16 Maret 60 tahun silam itu juga ditunjuk sebagai salah satu direktur Indofood dalam RUPS Juni 2008 silam.
(lih/ang)











































