"Biasa-biasa saja, tidak ada yang luar biasa. Semua berjalan saja dengan baik. Saya kira Direktorat Jenderal pajak akan berjalan dengan baik," ujar Darmin.
Ia menyampaikan hal itu usai peresmian Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (16/7/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau soal rekomendasi, ya enggaklah. Itu bukan wilayah saya," ujar Darmin singkat.
Yang pasti, Darmin berharap penggantinya nanti bisa punya semangat dan konsistensi untuk melanjutkan reformasi Direktorat Jenderal Pajak.
"Juga semangat untuk meyakinkan dan membuat wajib pajak lebih patuh bayar pajak," ujarnya
Kalimat biasa saja kembali ia ucapkan ketika ditanya mengenai Kantor Pusat Dirjen Pajak yang baru. Menurutnya, gedungnya memang lebih luas dari gedung sebelumnya namun tidak lebih istimewa.
"Gedungnya besar, tapi sebenarnya standard saja," cetusnya.
Gedung dengan tinggi 27 lantai itu akan menyatukan kantor wilayah pajak sekitar Jakarta dan menjadi Kantor Pusat. Meski sudah diresmikan, kantor tersebut belum bisa digunakan untuk beberapa waktu karena masih ada penyelesaian tahap akhir.
Sayangnya, Darmin tidak mendapat kesempatan untuk menempati gedung yang baru saja diresmikan tersebut. Karena Darmin tidak lama lagi ia akan dilantik menjadi Gubernur Senior Bank Indonesia. Namun ia mengaku belum mengetahui kapan dirinya akan dilantik menjadi pejabat bank sentral tersebut.
"Saya enggak tahu. Kalau pelantikan kan harus ada undangannya, ada Keppres-nya dulu," pungkas Darmin.
Kabarnya, pelantikan Darmin akan digelar pada 27 Juli 2009, atau bertepatan dengan habisnya masa jabatan Miranda S. Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior BI.
(ang/qom)











































