"Untuk menjadi entrepreneur, sekolah itu nomor dua. Karena memang untuk menjadi entrepreneur tidak ada sekolahnya," kata JK disambut tepuk tangan para peserta seminar kewirausahaan di Gedung Graha Pena, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (28/7/2009).
Dalam kesempatan tersebut, JK membeberkan pengalamannya sebagai entrepreneur. Sebagai pengusaha, JK pun mengaku pernah gagal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akhirnya kursi-kursi di tempat usaha itu dijual dan kita mendirikan toko buku yang akhirnya bisa berkembang," katanya.
JK mengingatkan jika suatu negara tidak memiliki entrepreneur maka tidak ada nilai tambah dan pembayaran pajak.
"Negara demokrasi tanpa enterpreneur memungkinkan terjadinya perdagangan gelap dan bisa menjadi negara mafia nanti," katanya.
(nal/qom)











































