Ia mengaku sempat percaya dan tidak percaya saat delegasi pengusaha dan Menteri Perdagangan dan Industri India memuji produk-produk kerajinan Indonesia dianggap lebih baik dan unggul dari produk kerajinan India.
Kejadian itu terjadi pada dua minggu lalu saat delegasi pengusahai India membuat pameran produk India, dimana menteri dan perajin India mengakui produk kerajinan Indonesia lebih tinggi kualitasnya dari India.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Fahmi, memang banyak negara mengakui kualitas perajin Indonesia yang cukup tinggi dengan kualitas barangnya cukup berkualitas. Pujian pengusaha India ini, lanjut Fahmi, merupakan bentuk pengakuan produk kerajinan Indonesia oleh India seperti produk sulaman, tekstil dan lain-lain.
"Mudah-mudahan itu bukan basa-basi," katanya.
Meskipun mendapat pujian dari pihak India, ia mengakui beberapa produk India di negara asalnya cukup di perhitungkan. Ia mencontohkan berbagai produk marmer di dihasilkan dibanyak pelosok di India namun ada produk marmer yang menjadi unggulan di negara tersebut.
"Di berbagai daerah yang menghasilkan marmer, tetapi dari yang di Agra (India) itu luar biasa," ungkapnya.
Hal yang sama pun terjadi di Indonesia, dimana sektor kerajinan kayu khususnya Jepara menjadi simbol produk yang bermutu dari produk kayu ukir. Sehingga sektor-sektor lain di luar ukiran harus terus dikembangkan misalnya kerajinan logam, tekstil dan lain-lain.
(hen/qom)











































