Kepala BP Migas dan Gesekan Maut Idris Sardi

Kepala BP Migas dan Gesekan Maut Idris Sardi

- detikFinance
Senin, 21 Sep 2009 14:43 WIB
Kepala BP Migas dan Gesekan Maut Idris Sardi
Jakarta - Kepala BP Migas R. Priyono begitu terpukau dengan alunan gesekan maut, Sang Maestro biola Idris Sardi yang secara khusus dateng bertandang ke rumahnya di kawasan Kebayoran Baru. R. Priyono terlihat begitu terbawa suasana melodi sang maestro yang meliuk-liuk, mengelitik semua orang yang mendengarnya.

Dalam acara open house Idul Fitri, di kediamannya, ia mengatakan bahwa meski ia keseharian sibuk dengan dunia produksi hulu minyak dan gas yang terkesan berat, namun ia sengaja mengundang sang maestro untuk memberikan pesan-pesan penuh makna melalui alunan gesekan biolanya.

Maklum selama ini Idris Sardi terkenal sebagai musisi yang religius karena menempatkan musik bukan hanya instrumen keduniaan saja namun sebagai sarana pemberi pesan dari tuhan bagi umat manusia. Priyono menilai sektor minyak dan  gas (migas) yang selama ini ia tangani merupakan strategis yang bisa menjadi pundi dalam mensejahterahkan masyarakat Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai Kepala BP Migas, saat ini setidaknya ia mengurusi sebanyak  217 perusahaan minyak yang merupakan amanah dari jabatan yang ia peroleh dari tuhan. Sehingga ia bertekad  untuk menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya dan mengembalikannya kembali pada tuhan. Ia mengatakan sebagai negara yang kaya akan minyak dan gas, Indonesia layak menjadi negara yang sejahtera dan makmur rakyatnya.

"Masa nggak ada kaitannya antara sektor migas dengan seni suara, pasti ada. Semoga pesannya bisa sampai, yaitu ketika kita diberikan amanah, kita harus mampu mengembalikan amanah," katanya disela-sela open house Idul Fitri di kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (21/9/2009).

Priyono juga mengatakan sebagai seorang maestro, Idris Sardi memiliki karakter yang kuat dalam memandang seni dan masalah ketuhanan. Sosok berusia 71 tahun ini pun, kata dia, jarang bisa tandang menampilkan kebolehannya terlebih lagi disuasana lebaran. Sehingga ia merasa senang Idris Sardi bisa hadir untuk datang di acara lebaran kali ini di rumahnya.

"Datangnya Pak Idris Sardi berawal dari sebuah pembicaraan di garasi, soal wawasan kebangsaan," ucapnya.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads