Sri Mulyani: Repot Menjadi Menkeu dan Menko

Sri Mulyani: Repot Menjadi Menkeu dan Menko

- detikFinance
Rabu, 14 Okt 2009 19:04 WIB
Sri Mulyani: Repot Menjadi Menkeu dan Menko
Jakarta - Sri Mulyani ternyata mengaku kerepotan menjalani 2 tugas menteri sekaligus yaitu sebagai Menteri Keuangan dan Menko Perekonomian, diakuinya menjalani 2 jabatan selama 1,5 tahun bukanlah tugas yang ringan dan mudah.

"1,5 tahun melak fungsi Menkeu dan Menko bukan tugas yang ringan dan mudah. Tadi banyak Menteri menyampaikan itu bukan tugas yang mudah," ujar Sri Mulyani usai rapat koordinasi perpisahan menteri-menteri ekonomi kabinet SBY-JK 2004-2009 di Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (14/10/2009).

Walaupun mengemban tugas yang sulit, Sri Mulyani merasa masih ada hal positif dari beban yang diambil itu yaitu efisiensi dalam komunikasi. Dalam menjalani kesibukan sehari-hari Sri Mulyani meminimalkan pertemuan-pertemuan kecil karena keputusan bisa diambil hanya melalui alat komunikasi.

"Hal yang positif sehinga efisiensi dan koordinasi sangat terbantu oleh peralatan komunikasi. Saya termasuk yang cukup untuk tidak perlu bertemu. tinggal telepon, SMS. Lalu saya akan pelajari untuk bisa menyelesaikan. Ini diapresiasi karena dianggap efisien. Yang dikeluhkan masalah kompetisi waktu," jelasnya.

Sri Mulyani menjelaskan karena masalah kompetisi waktu yang ketat tersebut maka para menteri yang menjabat 2 jabatan sekaligus membutuhkan peran jajaran eselon 1 sehingga ada beberapa pengambilan keputusan yang bisa didelegasikan kepada para eselon 1.

"Ini yang penting adalah pendelegasian kepada eselon 1. Ternyata saat ini eselon 1 juga sudah bekerja dengan baik," ujarnya bangga.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads