Bisnis Keluarga Kalla Menggurita Berkat Kerja Keras 3 Generasi

Bisnis Keluarga Kalla Menggurita Berkat Kerja Keras 3 Generasi

- detikFinance
Senin, 18 Jan 2010 17:15 WIB
Bisnis Keluarga Kalla Menggurita Berkat Kerja Keras 3 Generasi
Makassar - Mantan Wapres Jusuf Kalla, sang pemilik perusahaan-perusahaan Kalla Group menepis tuduhan beberapa pihak yang menyebut bisnis keluarga JK menggurita setelah JK menjabat sebagai Wapres.

Hal tersebut disampaikan JK dalam pidato sambutannya saat peresmian Wisma Kalla, yang direncanakan sebagai kantor pusat bisnis Kalla Group. Menurut JK, tuduhan beberapa pihak yang menyebut keluarga JK menunggangi jabatan JK sebagai Wapres lalu sungguh naif.

"Kalau ada yang bilang bisnis JK menggurita di mana-mana, itu karena hasil kerja keras 3 generasi di keluarga Haji Kalla selama 60 tahun," pungkas JK yang didampingi istrinya, Mufidah Jusuf, di Makassar, Senin (18/1/2010).
 
Dalam pidatonya, JK juga bercerita pengalaman ayahnya, Haji Kalla, yang merintis usahanya sejak tahun 1930-an dengan berdagang tekstil di kota kelahirannya, di Watampone, Kab. Bone, Sulawesi Selatan. Berkat kegigihan orang tuanya, lanjut JK, keluarga Kalla menjadi pengusaha pertama yang menjadi dealer mobil Toyota di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya bilang sama bos Astra, jangan macam-macam dengan keluarga Kalla, kami ini yang pertama menjual mobil Toyota di Indonesia," imbuh JK yang disambut tawa dan tepuk tangan dari para undangan JK.

JK menambahkan, selain bisnis keluarga Kalla, ada banyak pengusaha dalam negeri yang bisa menggurita hanya dalam waktu singkat, seperti Chairul Tanjung yang merintis Para Group dan Aburizal Bakrie yang memimpin Bakrie Group.  

Terkait penempatan kantor pusat Kalla Group di Makassar, JK menganggap hal itu untuk menciptakan pemerataan ekonomi di beberapa kota di Indonesia, yang selama ini hanya berpusat di Jakarta.

"Saya memang melarang kantor pusat di Jakarta agar tercipta kesan bahwa pengusaha bisa berkantor di mana-mana, bisa di Medan, bisa pula di Surabaya, bukan hanya di Jakarta," tutup JK.

(mna/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads