Â
Sri Mulyani mengatakan sebagai Menteri Keuangan yang menangani keuangan negara (APBN), ia sangat mendukung program Feed the World yang dicanangkan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Usulan-usulan permintaan insentif bagi sektor pangan sangat mungkin bisa diberikan oleh pemerintah.
"APBN instrumen fiskal siap mendukung tapi hitungannya yang realistis kita sama butuh kepastian, kita butuh akurasi APBN," katanya.
Menurutnya setiap alokasi anggaran APBN harus akurat, apalagi untuk masalah insentif perlu perhitungan yang jelas agar tepat sasaran, mengingat APBN adalah uang negara yang harus dipertanggungjawabkan.
"Jangan sampai kita beri insentif Rp 1 triliun, Rp 2 trilun, Rp 3 triliun, Rp 6,7 triliun kayak Century terus hilang, nanti saya dibilang merugikan negara," ucapnya tersenyum disambut tawa riuh para peserta seminar.
"Ini memang sulit dimengerti terutama bagi orang yang tidak mau mengerti," katanya.
(hen/dnl)











































