"Saya biasa-biasa saja, yang hebat itu teman-teman yang dulu," ujarnya merendah saat ditanyai mengenai apakah terpilihnya dirinya karena Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai dirinya sukses melaksanankan reformasi birokrasi di lingkungan DJBC dulu.
Anwar menyatakan dirinya diminta Sri Mulyani untuk bergabung dalam komite tersebut pada Senin lalu. Namun, dirinya tidak serta-merta menerima tawaran tersebut karena ingin mengetahui tujuan dan harapan dibentuknya komite ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan beratnya beban dan begitu pentingnya dirinya dalam melakukan pengawasan dalam lingkungan DJP, Anwar mohon pemakluman dari para wartawan jika terkadang sulit menghubungi dirinya.
"Kalau telepon saya off maaf ya, saya kan juga mau menikmati hidup," tuturnya.
Sebelumnya, dalam kata sambutan pada pelantikan anggota dan ketua KPP, Sri Mulyani menyampaikan seleksi pemilihan anggota dan Ketua Komite tersebut telah dilakukan sejak pertengahan tahun 2009. Orang yang terpelih harus memiliki reputasi dan kompetensi, profesional, indpendensi dan integritas.
"Menunjuk bukan proses yang mudah, sejak 2009 pertengahan, yang bisa mencerminkan suatu reputasi, kompetensi,profesional, independensi dan integritas yang sudah dikenal oleh publik," tegasnya.
(nia/qom)











































