Hal itu disampaikanΒ Mustafa usai pelantikan jajaran komisaris Pertamina di Kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (6/5/2010).
"Komentar saya sama. Di satu sisi kita bangga beliau dipercaya oleh World Bank untuk menjadi orang kedua di sana. Tapi kita merasa sedih beliau meninggalkan Kabinet Indonesia bersatu, dimana beliau seperti kata Pak SBY adalah Menteri terbaik kita," kata Mustafa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita doakan saja beliau sukses di sana dan kita harapkan Presiden dapat memilih pengganti yang terbaik," ujar dia.
Hal serupa dirasakan Kepala Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi, R Priyono. Secara personal, ia merasa salut dengan Sri Mulyani yang memiliki karakter yang begitu kuat.
"Beliau juga orang yang bisa pegang prinsip," jelasnya.
Sri Mulyani akan segera mengundurkan diri sebagai Menkeu untuk menjadi Managing Director di Bank Dunia per 1 Juni 2010. Bank Dunia memilih Sri Mulyani setelah melakukan pencarian secara internasional, karena melihat sosoknya sebagai orang yang cukup berhasil menggawangi perekonomian Indonesia melewati krisis.
(epi/qom)











































