Bos Djarum dan BCA Masih Terkaya se-Indonesia

Bos Djarum dan BCA Masih Terkaya se-Indonesia

- detikFinance
Minggu, 30 Mei 2010 21:40 WIB
Jakarta - Pemilik perusahaan rokok Djarum dan juga BCA, Budi Hartono masih menempati peringkat pertama orang terkaya di Indonesia versi majalah GlobeAsia. Nilai kekayaan Budi Hartono juga meningkat pesat, bersama dengan para milyarder Indonesia lainnya.

Majalah Globe Asia melansir, nilai kekayaan para taipan-taipan tersebut meningkat seiring membaiknya pasar modal dan juga pertumbuhan ekonomi Indonesia setelah sempat terkena dampak krisis.

"Dengan melihat fakta bahwa kekayaan para jutawan tersebut terkunci pada sumber daya alam, maka sekarang ini telah menjadi waktu yang menyenangkan bagi para pebisnis. Dan daftar 150 orang terkaya GlobeAsia membuktikan, kekayaan telah tercipta dengan cepat," ujar Tanri Abeng, publisher Globe Asia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Total kekayaan 150 jutawan dalam daftar GlobeAsia mencapai US$ 61,5 miliar pada tahun 2010 ini, atau berarti meningkat 22% dibandingkan tahun 2009. Kenaikan nilai kekayaan itu terutama karena berbagai faktor seperti penguatan nilai tukar rupiah, kenaikan IHSG hingga 60% dan kuatnya harga komoditas.

Berikut daftar 10 orang terkaya Indonesia versi GlobeAsia, seperti dikutip dari siaran persnya, Minggu (30/5/2010).
  1. Budi Hartono US$ 4,8 miliar
  2. Eka Tjipta Wijaya US$ 4 miliar
  3. Anthony Salim US$ 3,6 miliar
  4. Aburizal Bakrie US$ 3 miliar
  5. Martua Sitorus US$ 2,5 miliar
  6. Putra Sampoerna US$ 2,4 miliar
  7. Sukanto Tanato US$ 1,8 miliar
  8. Dato Low Tuck Kwong US$ 1,4 miliar.
  9. Peter Sondakh US$ 1,3 miliar
  10. Eddy William Katuari US$ 1,3 miliar.

Daftar ini berarti hanya sedikit berbeda dari daftar yang dirilis majalah Forbes akhir 2009 lalu yakni:

  1. R. Budi & Michael Hartono  US$ 7 miliar
  2. Martua Sitorus     US$ 3 miliar
  3. Susilo Wonowidjojo  US$ 2,6 miliar
  4. Aburizal Bakrie     US$ 2,5 miliar
  5. Eka Tjipta Widjaja  U$S 2,4 miliar
  6. Peter Sondakh  US$ 2,1 miliar
  7. Putera Sampoerna  US$ 2 miliar
  8. Sukanto Tanoto  US$ 1,9 miliar
  9. Anthoni Salim US$  1,4 miliar
  10. Soegiharto Sosrodjojo  US$ 1,2 miliar.
 
(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads