Gara-gara Soal 'Cerai', Muhaimin Lebih Senang Jadi Menag

Gara-gara Soal 'Cerai', Muhaimin Lebih Senang Jadi Menag

- detikFinance
Selasa, 03 Agu 2010 13:18 WIB
Gara-gara Soal Cerai, Muhaimin Lebih Senang Jadi Menag
Jakarta - Muhaimin Iskandar mengaku lebih senang menjadi Menteri Agama ketimbang Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans). Dengan menjadi Menakertrans, dirinya masih kena marah jika ada 'perceraian' Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara pekerja dengan perusahaan.

"Bukan hanya perusahaan saja yang didemo. Menteri Tenaga Kerja juga. Menteri juga kena marah," jelas Muhaimin saat memberi sambutan atas penandatanganan PKB antara PT Bank Permata dengan Serikat Pekerja Bank Permata (SPBP) di gedung Permata, Jalan MH Thamrin, Jakarta Selasa (3/3/2010).

Ia menjelaskan, Menakertrans mengaku senang jika banyak PKB di perusahaan-perusahaan di Indonesia, atau dalam istilah politis Partai Kebangkita Bangsa ini, 'kawin'. Namun saat terjadi ketidaksepahaman atau 'cerai', dirinya kena semprot serikat pekerja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lebih enak jadi Menteri Agama dari pada Menteri Tenaga Kerja. Kalau cerai, di agama, ya cerai aja kan. Kalau di kita, kita ikut didemo. Ini pengalaman saya enam bulan jadi Menteri," canda Muhaimin diiringi riuh dari karyawan Bank Permata yang hadir.

"Kantor menteri perindustrian kan ada di sebelah kantor saya, mereka tanya, kok kantor saya sepi? Nggak seramai pak Muhaimin. Di Menakertrans, 3 kali dalam 1 minggu ada demo," ungkapnya.

Berdasarkan data Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) jumlah perusahaan di Indonesia yang telah menandatangani PKB terus meningkat. Hingga April 2010 jumlah PKB yang diteken mencapai 10.667 perusahaan, sementara tahun 2008 hanya 10.501 dan tahun 2007 hanya 9.756 perusahaan.

Menurutnya masih rendahnya perusahaan-perusahaan melakukan PKB karena tingkat kesadaran perusahaan-perusahaan masih rendah.

"Jadi kita mengharap seluruh perusahaan melaksanakan perintah UU dengan membangun PKB," imbuhnya.

(wep/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads