Wanita kelahiran Jakarta, 23 Oktober 1956 itu mengaku memiliki kurang lebih 200 pohon cabai di belakang rumannya yang berlokasi di Widya Chandra Jakarta. Namun Mari mengatakan yang berinisiatif menanam cabai justru adalah sang suami tercinta.
"Saya punya 200 pohon cabai dibelakang rumah, silahkan meninjau. Macam-macam ada cabai merah, cabe rawit, ini inisiatif suami saya," kata Mari di kantornya, Rabu (5/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah melakukannya di rumah," katanya.
Sementara itu salah satu ajudan Mari yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, Mari sudah lama memiliki pohon cabai dipekarangan rumahnya. Saat ini tanaman cabe milik Mari sudah layak untuk dipetik ditengah lonjakan harga cabai saat ini.
"Ada banyak di pot, banyak dibelakang rumah, sudah merah-merah," kata Ajudan tersebut.
(hen/qom)











































