Darmin yang juga merupakan Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 1976 ini memberikan kuliah dengan tema Perekonomian Indonesia.
"Sudah lama saya tidak mengajar. Kapan ya terakhir? Saya pun sudah lupa," ujar Darmin dalam membuka kuliah umumnya mengenai Perekonomian Indonesia di Auditorium Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Rabu (27/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun kisaran pertumbuhan ekonomi RI di 2011 yaitu antara 6,0-6,5%. Dan berada di 6,1-6,6% di 2012. "Tingkat Inflasi masih berada di 5% plus minus 1% di 2011 dan 4,5% plus minus 1% di 2012," tambahnya.
Menurut Darmin Indonesia berpeluang mencapai tingkatan investment grade dalam waktu dekat. "Awal tahun depan sepertinya atau mudah-mudahan bisa di akhir tahun ini. Sehingga akan meningkatkan investasi 2011-2012," kata dia.
Bank sentral memproyeksikan investasi masih tumbuh di kisaran 9,6-10,11% di 2011 dan 12,4-12,9% di 2012.
Pertumbuhan dari sektoral atau dari segmentasinya di 2011 masih paling besar pertumbuhannya di jasa pengangkutan dan komunikasi dimana di 2010 kemarin tumbuh 13,5%.
Di 2011 targetnya 12,3-12,8% untuk jasa pengangkutan dan telekomunikasi. Lalu pada 2012 masih bisa tumbuh 10,7-11,2%.
"Namun memang masih ada kekurangan di perekonomian RI yakni terdapat kendala di infrastruktur," jelas Darmin.
Kuliah yang dimulai pada pukul 11.00 WIB ini dihadiri oleh 200 mahasiswa Universitas Indonesia. Para mahasiswa terlihat serius dan mencatat paparan yang disampaikan Darmin.
Dalam menyampaikan kuliah umumnya, Darmin yang mengenakan batik coklat keemasan ini sering melontarkan celetukan-celetukan yang membuat para mahasiswa tertawa.
(dru/dnl)










































