"Yang membuat saya tidak bisa tidur nyenyak adalah RUU pengadaan lahan," ujar Hatta di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/7/20111).
Hatta menilai, keberadaan payung hukum pengadaan lahan tersebut akan membantu percepatan pembangunan infrastruktur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang sebelumnya pernah menjabat 3 menteri tersebut menambahkan, pembahasan RUU Pengadaan Lahan telah memakan waktu delapan bulan dan berharap untuk bisa dituntaskan tahun ini.
"Saya belum diundang DPR. Sudah delapan bulan kan. Saya nggak tahu kenapa masalahnya. Kita minta kepada kawan-kawan di dewan (DPR), mudah-mudahan tahun ini selesai," pungkasnya.
(nia/dnl)











































