Dahlan mengaku telah mencoba kecepatan maksimal mobil listriknya yang berwarna hijau cerah, dari Depok ke Bogor bolak-balik melalui jalan tol Jagorawi.
"Saya balik lagi ke Jakarta dan di rumah nggak ada masalah jalan di atas 100 km/jam," ungkap Dahlan di Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (23/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mengikuti Pak Dahlan dari belakang menuju bandara, dan saya lihat kecepatannya mencapai 100 km/jam," ungkap Zaenal.
Dahlan mengaku dalam sekali charge (pengisian listrik), mobil listrik miliknya bisa melaju hingga menempuh jarak 120 km pada kondisi jalan yang datar. Namun, ketika melewati jalanan menanjak, mobil karya Dasep Ahmadi tersebut bisa memakan daya listrik relatif lebih banyak.
"Ternyata tanjakan sangat memakan setrum jadi nggak bisa berapa kilometer. Jadi kalau kondisi datar keliatannya 120 km. Untuk satu kali charge, kalau untuk naik, harus diukur berapa derajat. Karena itu pentingnya penelitian," tutup Dahlan.
(hen/dnl)











































