Ini Dia 10 CEO Sukses Berusia Muda (1)

Ini Dia 10 CEO Sukses Berusia Muda (1)

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Rabu, 17 Okt 2012 08:18 WIB
Ini Dia 10 CEO Sukses Berusia Muda (1)
Jakarta - Menjadi pempimpin perusahaan kelas global identik dengan usia di atas 40 tahun. Namun, tidak semua anggapan itu benar. Ada juga pemimpin perusahaan dari level CEO hingga direktur berusia muda yakni di bawah 40 tahun tetapi mampu menghasilkan kinerja perusahaan yang kinclong.

Berikut ini hasil penelusuran detikfinance, Rabu (17/10/2012) dari Fortune, tentang daftar 10 CEO sukses berusia muda. Yuk tengok satu per satu siapa CEO muda itu.

10. Chase Coleman

Coleman masuk ke dalam daftar CEO atau pemimpin perusahaan muda tersukses nomer 10 di dunia. Pria berusia 37 tahun ini merupakan pendiri Tiger Global Management.

Coleman tampaknya menjadi titisan Peter Stuyvesant (Gubernur New York keturunan Belanda terakhir yang membangun firewall bagi Wall Street). Ia memperoleh US$ 6,5 miliar dari penjaminan Tiger Global atau setara 45 persen pendapatan holding seperti Apple.

Tiger Global Management juga menjual hampir US$ 1 miliar saham Facebook selama proses IPO.

9. Cesar Conde

Conde masuk ke dalam daftar CEO atau pemimpin perusahaan muda tersukses nomer 9 di dunia. Pria berusia 38 tahun ini merupakan Presiden Univision Networks.

Conde melanjutkan inisiatif baru pada jaringan, yang sebelumnya menduduki peringkat 5 namun berhasil menyalip pesaingnya khususnya pada segmen kelompok usia 18 sampai 34 tahun. Ia baru saja meluncurkan UVIdeos, yakni sebuah jaringan digital yang akan tampil untuk semua acara televisi Univision Networks selain itu ada saluran program berbahasa Inggris 24 jam, hasil kerjasama dengan ABC untuk orang latin.

8. Dolf van den Brink

Brink masuk ke dalam daftar CEO atau pemimpin perusahaan muda tersukses nomer 8 di dunia. Pria berusia 39 tahun ini merupakan Presiden dan CEO, Heineken Amerika Serikat.

Menjadi orang Belanda pertama di Heineken dalam program management trainee tahun 1998. Selama 6 bulan, Brink pernah bertugas sebagai petugas unit pengawas di Helmond, Belanda. Ia juga memunculkan metode baru di Kongo dan pada tahun 2009 ia meninggalkan Kongo, yakni negara tempat ia telah berhasil menjalankan bisnis serta berhasil meningkatkan dua kali lipat pangsa pasar dan pendapatan Heineken.

Semenjak menjadi pimpinan tertinggi Heineken di Amerika tahun 2009, ia melakukan perombakan strategi. Minuman alkohol sedang Heineken mulai dipersempit dan pangsa pasarnya ikut dipersempit, tapi atas langkah itu portofolio perusahaan naik 4,1 persen sejak Januari 2012.

7. Rob Goldstein

Goldstein masuk ke dalam daftar CEO atau pemimpin perusahaan muda tersukses nomer 7 di dunia. Pria berusia 38 tahun ini merupakan Senior managing director, BlackRock.

Ketika banyak bank bermasalah dan berbagai negara memperoleh dampak dari krisis keuangan dunia, Goldstein mengeluarkan program BlackRock Solution untuk mengatasi persoalan krisis keuangan.
Goldstein memiliki unit analitis, manajemen resiko dan konsultasi -- ada sekitar 900 orang yang terlibat di dalam BlackRock yang menghasilkan pendapatan hingga US$ 500 juta di tahun 2011 -- BlackRock Solutions telah memberikan jasa konsultasi kepada pemerintah Amerika, Irlandia dan Yunani.

Goldstein sejak usia 20 tahun telah bekerja di BlackRock, tepatnya pada bulan Agustus ia dipromosikan untuk mengelola bisnis BlackRock yang memiliki aset jangka panjang hingga US$ 2,2 triliun. Prioritasnya adalah klien besar dan pemerintahan.

6. Brian Deese

Deese masuk ke dalam daftar CEO atau pemimpin perusahaan muda tersukses nomer 6 di dunia. Pria berusia 34 tahun ini merupakan Wakil Direktur, National Economic Council.

Tidak pernah terbayangkan apa yang telah dicapai dari projek pertama di Gedung Putih (kantor Presiden Amerika) -- auto industry bailout -- hal tersebut menjadi bagian positif untuk kampanye Obama di kawasan industri Midwest. Dalam kondisi perekonomian Amerika yang belum pulih, Deese fokus membantu Presiden Obama dalam menciptakan pekerjaan dan menyediakan bantuan.

Salah satu program yang ia rancang adalah kerjasama swasta dan pemerintah senilai US$ 4 miliar, mengembalikan gedung-gedung komersial seperti program pemotongan utang kredit perumahan yang bisa memberikan kepastian hampir bagi 500.000 penduduk atas kredit rumahnya di 2012.
Halaman 2 dari 6
(hen/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads