CEO Death Watch 2013: Siapa yang akan Dipecat Tahun Ini?

CEO Death Watch 2013: Siapa yang akan Dipecat Tahun Ini?

- detikFinance
Rabu, 27 Feb 2013 07:29 WIB
CEO Death Watch 2013: Siapa yang akan Dipecat Tahun Ini?
Jakarta -

6. Ron Johnson, J.C. Penney

J.C. Penny membentuk perusahaan retail Apple pada November 2011 untuk meningkatkan penjualan merk tersebut. Dia bertanggung jawab untuk melakukan hal itu pada tahun pertamanya melalui berbagai promosi.

Namun, usaha JCP untuk meningkatkan pembelian retail dari merk Apple tampaknya akan agak tersendatkarena jatuhnya harga. Johnson tetap berusaha untuk menumbuhkan penjualan dengan melakukan strategi jangka panjang demi mewujudkan visi barunya itu.

Tetapi strategi membutuhkan waktu yang cukup panjang dan anggaran yang besar sehingga kita tidak tahu apakah Johnson bisa berhasil dengan strategi itu.

5. Steve Ballmer, Microsoft

Ballmer berhasil meneruskan bisnis Microsoft sejak dia mengambil alih dari Bill Gates pada tahun 2000. Tahun ini Microsoft semakin kuat dengan diperkenalkannya Windows 8 untuk mobile dan tablet.

Sayangnya, terdapat masalah dengan mulai melemahnya penjualan PC sejak tahun lalu. Banyak pengamat menyarankan agar Ballmer perlu memikirkan masa depan perusahaan di luar Windows 8. Hal ini yang nantinya menjadi alternatif hingga akhir tahun jika Windows 8 mengalami kegagalan.

4. Hubert Joly, Best Buy

Eksekutif asal Prancis ini mengambil alih Best Buy pada Agustus 2012 setelah pendahulunya, Brian J. Dunn dicokok gara-gara skandal seks pada April lalu. Akibatnya, terjadi penurunan penjualan terutama dengan pesaingnya, yaitutoko online lainnya.

Tidak ada kesalahan yang pernah dilakukan Joly dalam menjalankan perusahaan. Namun, Joly telah menyiapkan rencana untuk memperbaiki masalah tersebut, seperti memperbarui persepsi jelek orang terhadap perusahaannya.

Langkah ini menyelamatkan posisi setahun lalu, meskipun dia harus memikirkan langkah selanjutnya agar dapat bertahan di posisinya saat ini.

3. Andrew Mason, Groupon

Di bawah kepemimpinannya, Groupun mengalami masa hebat, apalagi ketika tengah mempersiapkan untuk penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO) dan bersaing dengan kompetitornya Amazon dan Google, meskipun sempat terjadi penurunan harga saham.

Salah seorang komentator dari CNBC menyatakan Mason merupakan CEO terburuk di tahun 2012, bahkan dia menulis:Β  "Suatu hal yang mengejutkan Mason masih duduk di jabatan itu."

Kita lihat nanti apakah dia masih bisa bertahan hingga akhir tahun ini.

2. Reed Hastings, Netflix

Beberapa tahun lalu, posisi Hasting di Netflix terlihat sangat berbahaya. Terjadinya perubahan harga saham sekitar musim panas 2011 menambah biaya untuk melanjutkan bisnis di bidang ini karena berkurangnya pelanggan. Apalagi Netflix kehilangan hak siar film Disney setelah kalah dengan Starz.

Kemudian Netflix melakukan langkah antisipatif. Perusahaan kembali meraih pelanggan pada awal triwulan 2012 dengan mendapatkan kembali hak siar Disney.Β 

Namun kondisi perusahaan masih seperti roller coaster apalagi mendapat persaingan keras dari kompetitornya seperti Amazon Prime dan Redbox Instant. Beberapa waktu lalu, sempat terdengar bahwa Hasting dikeluarkan dari perusahaan tersebut.

1. John Boehner, US House of Representatives

John Boehner bukan CEO melainkan juru bicara kepresidenan, dia dapat mempengaruhi investor dan konsumen melebihi eksekutif perusahaan, terutama ketika negosiasi anggaran. Namun, karena keterikatan dengan Partai Republik dan persetujuannya terhadap kebijakan 'fiscal cliff', pidatonya menjadi sangat berbahaya, banyak yang meninggalkan partai karena dirinya. Partainya pun menjadi lemah karena banyak yang tidak setuju dengan kebijakan tersebut.
Halaman 2 dari 7
(nia/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads