Dicalonkan Jadi Ketum Apindo Lagi, Sofjan Wanandi Minta Beberapa Syarat

Dicalonkan Jadi Ketum Apindo Lagi, Sofjan Wanandi Minta Beberapa Syarat

wij - detikFinance
Selasa, 09 Apr 2013 13:24 WIB
Dicalonkan Jadi Ketum Apindo Lagi, Sofjan Wanandi Minta Beberapa Syarat
Jakarta - Sofjan Wanandi yang menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) akan habis masa jabatannya pada tahun 2013 ini. Tetapi banyak kalangan pengusaha khususnya Apindo perwakilan daerah mencalonkan kembali dirinya menjadi Ketum masa bakti 2013-2018.

Sofjan pun menuntut ada beberapa syarat jika ia kembali dicalonkan menjadi Ketum Apindo.

"Apapun itu saya pikir mereka berharap saya masih mau itu pertama. Kedua saya minta beberapa persyaratan yang pasti saya akan bicarakan dengan mereka," ungkap Sofjan di Hotel Luwansa Jakarta, Selasa (9/04/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Syarat pertama yang diminta Sofjan adalah ia boleh mundur kapan saja dan yang ke dua adalah menyiapkan calon pengganti dirinya terutama generasi muda untuk memimpin Apindo sepeninggal dirinya.

"Saya fisik sudah tua, saya boleh mundur suatu saat. Yang kedua saya mempersiapkan estafet dalam 1-2 tahun ke depan ini bagi yang muda gantikan saya. Jangan menunggu sampai 5 tahun, saya nggak tau kena serangan jantung," ujar Sofjan.

Ia tidak terlalu banyak berkomentar terkait penunjukan dirinya menjadi Ketum Apindo melalui proses aklamasi. "Belum mulai sidang.
Mau dilantik besok sama wakil presiden," imbuhnya sambil tertawa.

Namun ia sudah mempunyai perencanaan dan program kerja yang akan ia lakukan dalam 5 tahun ke depan. Salah satu yang akan dilakukannya adalah memperkuat Apindo dan menyelaraskan semua program kerja Apindo dengan pemerintah sebagai mitra kerja membangun bangsa.

"Fokus saya untuk 5 tahun ke depan menyelesaikan pekerjaan, kedua bagaimana. Kita meningkatkan industri kita dan bagaimana kita pengusaha menjadi efisien dan menjadi pemain utama di dalam negeri. Jadi harus kita kerjasama antara pemerintah dan pengusaha. Kerja sama dengan asosiasi lain perlu penguatan termasuk Kadin juga perlu kuat untuk menjadi partner kita dan untuk memajukan Indonesia ini," jelasnya.

(wij/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads