Wakil Kepala LIPI Djusman Sayuti mengatakan pemilihan sosok Karen adalah karena jasa-jasanya selama ini dalam industri perminyakan. Di samping itu beragam prestasi juga telah diraih.
"Karen terpilih karena dinilai sebagai seorang praktisi profesional yang telah menunjukan prestasi luar biasa dalam memimpin perusahaan minyak terbesar di Indonesia," ungkap Djusman saat membacakan penerima penghargaan Sarwono Prawirohardjo, di Auditorium LIPI, Jakarta, Jumat (23/8/2013)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beliau adalah satu-satunya Direktur Utama Pertamina yang mampu melakukan hal tersebut, karena belum pernah terjadi sebelumnya," sebutnya.
Karen, kata Djusman juga adalah wanita pertama yang berhasil mencapai puncak jabatan di Pertamina. Meski ada kesibukan sebagai seorang ibu dari 3 orang anaknya, Karena tetap teguh menjalankan masa jabatannya dan berkarir secara optimal.
"Maka wajar pula jika masa jabatan beliau diperpanjang sampai 2018. Perpanjangan masa jabatan ini adalah yang pertama kali dilakukan sejak Ibnu Sutowo. Selama beberapa dekade terakhir tidak ada Dirut Pertamina yang menjabat lebih dari 4 tahun," ujarnya.
(mkj/dru)











































