"Saya pernah beli teh yang termahal itu harganya 1 kg Rp 120 juta. Itu saya beli di luar negeri, namanya longjing," ucap Dahlan di depan ratusan karyawan PT Merpati Nusantara Airlines di kantor pusat Merpati, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (14/9/2013).
Teh ini menurutnya memiliki kasiat untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun Dahlan mengaku kualitas dan kasiat teh Longjing setara dengan khasiat teh putih (white tea) produksi BUMN perkebunan, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tempat yang sama, Direktur Utama PTPN VIII Dadi Sunardi menjelaskan, produk white tea masih diproduksi secara terbatas, yakni 200 ton pada tahun 2013. Konsumennya pun sangat khusus.
"White tea memang itu dari pucuk yang belum membuka. Itu nggak besar produksinya tapi bagus untuk kesehatan sehingga harganya mahal suplainya dikit," terangnya.
Diakui Dadi, white tea memiliki banyak khasiat. Salah satunya menjaga daya tahan tubuh. "Untuk kebugaran, dia bisa menangkal radikal bebas. Polusi ditangkal," jelasnya.
(hen/dnl)










































