Ini Dia Daftar Terbaru Orang Paling Tajir di AS

Ini Dia Daftar Terbaru Orang Paling Tajir di AS

- detikFinance
Selasa, 17 Sep 2013 11:12 WIB
Ini Dia Daftar Terbaru Orang Paling Tajir di AS
Jakarta -

Michael Bloomberg

Kalangan analis, ekonom dan bankir pasti kenal media Bloomberg. Media tersebut dimiliki oleh Michael Bloomberg yang menjabat sebagai Walikota di New York.

Forbes mencatat Bloomberg di peringkat ke-10 orang terkaya di AS. Kekayaannya mencapai US$ 31 miliar atau setara dengan Rp 310 triliun.

Ia memiliki kekayaan dari medianya tersebut Bloomberg LP. Ia ternyata didaulat juga sebagai orang paling berpengaruh di dunia yang masuk peringkat ke-16.

Melalui Bloomberg LP, ia membentuk lembaga yang menyuplai data-data dan analisa ekonomi di seluruh dunia. Didirikan pada tahun 1982, perusahaan yang dimiliki 88% olehnya ini berhasil meraih pendapatan hingga US$ 7,9 miliar di 2012.

Bloomberg memiliki 10 rumah di Manhattan, Westchester County, Bermuda, Vail dan Hamptons. Sebagai seorang dermawan, Bloomberg memberikan US$ 100 juta kepada Yayasan Gates yang dimiliki oleh Bill Gates.

S Robson Walton

Robson merupakan Chairman dari Wal-Mart, sebuah gerai ritel terbesar di AS. Kekayaan Robson yang mencapai US$ 33,3 miliar atau Rp 333 triliun menempatkannya di posisi ke-9.

Pria yang telah berumur 69 tahun ini sempat tidak bisa tersenyum belakangan akibat adanya kasus penggelapan pajak di Wal-Mart Meksiko.

Tetapi, Wal-Mart berhasil meningkatkan sales atau penjualannya sampai US$ 470 miliar dan meningkatakn jumlah pekerjanya hingga 2,2 juta di 11.000 gerai di seluruh dunia.

Robson sendiri mendapatkan dividen hingga US$ 350 juta tahun 2013 ini.

Alice Walton

Wanita ini memiliki kekayaan hingga US$ 33,5 miliar atau mencapai Rp 335 triliun. Alice Walton merupakan pendiri dari Cyrstal Bridges Museum of American Art di Arkansas.

Alice Walton merupakan ahli waris wanita dari sang kakak Sam Walton yang sudah wafat. Ia termasuk orang yang mendapat keberuntungan dari perusahaan ritel Sam Walton yang menjadi yang terbesar di AS, Wal-Mart. Ia juga mendapatkan dividen sebesar US$ 350 juta dan menempatkanya sebagai orang terkaya di AS ke-8.

Jim Walton

Jim merupakan adik dari Alice Walton dan merupakan anak paling bungsu dari Sam Walton. Jim memiliki kekayaan hingga US$ 33,8 miliar atau mencapai Rp 338 triliun. Harta Jim berasal juga dari dividen perusahaan Wal-Mart.

Jim merupakan Komisaris dan CEO dari Arvest Bank Group, Inc. Ia tercatat sebagai orang terkaya di AS di peringkat ke 7. Dan Jim juga didaulat sebagai orang terkaya ke-14 di dunia.

Christy Walton

Istri dari mendiang Jim Walton adalah Christy Walton. Ia menjadi pemilik dari Wal-Mart setelah sang suami meninggal dunia.

Christy memiliki kekayaan hingga US$ 35,4 miliar atau mencapai Rp 354 triliun. Dengan kekayaan tersebut, menempatkan Christy sebagai orang terkaya ke-6 di AS.

David Koch

Melalui Koch Industries, David memiliki kekayaan yang mencapai US$ 36 miliar atau sebesar Rp 360 triliun. Pria berumur 73 tahun ini menjabat sebagai Executive Vice President di Koch Industries.

Koch Industries merupakan perusahaan minyak, gas dan bahan kimia yang terbesar di AS. David kini mendapatkan peringkat ke-5 sebagai orang terkaya di AS.

Charles Koch

Charles merupakan saudara David yang duduk sebagai CEO di Koch Industries. Kekayaan Charles mencapai US$ 36 miliar atau mencapai Rp 360 triliun dan menempatkanya sebagai orang terkaya ke-4 di AS.

Pendapatan tahunan grup tersebut diprediksi menembus US$ 100 miliar (Rp 900 triliun) menurut Forbes.

Koch Industries didirikan oleh ayah Charles, yaitu father Fred C. Koch dan teman sekelasnya Lewis E. Winkler pada tahun 1925 dengan nama Winkler-Koch Engineering. Perusahaan tersebut berhasil menemukan cara untuk menyuling minyak mentah menjadi bahan bakar minyak (BBM).

Setelah Fred meninggal di 1967, dua bersaudara Charles dan David Koch, mengambil alih perusahaan tersebut dan melakukan banyak ekspansi ke lebih dair 60 negara. Bidang industri yang digelutinya pun ditambah.

Larry Ellison

Larry memiliki kekayaan hingga US$ 41 miliar atau mencapai Rp 410 triliun. Larry merupakan CEO dari Oracle yang duduk di peringkat ke-3 sebagai orang terkaya di AS.

Oracle sendiri adalah salah satu perusahaan utama pengembang sistem manajemen basis data (database management system), perangkat lunak untuk mengembangkan basis data, perangkat lunak manajemen hubungan pelanggan, enterprise resource planning dan perangkat lunak manajemen rantai pasok. Oracle Corporation didirikan pada tahun 1977.

Perusahaan ini mempekerjakan 68.236 pekerja pada tahun 2007. Markasnya berada di Redwood City, California.

Larry sempat menjadi bahan perbincangan karena membeli 98% kepemilikan di pulau Lanai. Lanai merupakan pulau terbesar keenam di negara bagian Amerika Serikat (AS) itu.

Menurut kabar yang beredar, harga transaksi itu berada di kisaran US$ 500-600 juta atau sekitar Rp 4,5-5,4 triliun. Namun harga pasti pulau tersebut tidak dikemukakan kepada publik.

Warren Buffet

CEO Berkshire Hathaway ini memiliki kekayaan hingga US$ 58,5 miliar dan menempatkanya sebagai orang ke dua terkaya di AS.

Berkshire Hathaway baru saja mengakuisisi perusahaan saus Heinz di Juni lalu. Di tangan Warren Buffet, Berkhsire Hathaway semakin maju dan baru saja mengakuisisi lagi Nevada's NV Energy.

Buffet melakukan pembelian melalui MidAmerican Energy Holdings Company yang merupakan anak usaha dari Berkshire Hathway. Harga pembelian NV Energy oleh Buffet 23,1% di atas harga pasar, yaitu US$ 23,75 per saham. Pembelian ini membuat saham NV Energy langsung melejit 24,1% di bursa saham.

Lewat pembelian ini, MidAmerican akan memperluas bisnisnya di Nevada yang merupakan basis dari NV. Di Nevada, NV Energy melalui Nevada Power Company dan Sierra Pacific Company, memilik 1,3 juta pelanggan.

Bill Gates

Inilah dia, orang terkaya di AS: Bill Gates. Ia memiliki kekayaan hingga US$ 72 miliar atau sebesar Rp 720 triliun.

Bill Gates saat ini berhasil mengalahkan Carlos Slim Helu dan menjadi orang terkaya di Dunia.

Saham Microsoft sudah melejit 28 persen di awal tahun ini, yang dipicu pengendalian biaya dan penjualan bisnis yang dilakukan perusahaan. Kekayaan Bill Gates juga kian membukit seiring kenaikan harga saham-saham yang dimiliki, termasuk di antaranya Canadian National Railway Co dan Republic Services Inc.
Halaman 2 dari 11
(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads