Dirut Garuda Raih Penghargaan Travel Business Leader 2013

Laporan dari Singapura

Dirut Garuda Raih Penghargaan Travel Business Leader 2013

- detikFinance
Rabu, 23 Okt 2013 11:15 WIB
Dirut Garuda Raih Penghargaan Travel Business Leader 2013
Singapura - Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk Emirsyah Satar mendapat penghargaan internasional sebagai Travel Business Leader Asia Pasifik tahun 2013 dari CNBC. Penghargaan itu diberikan atas kepemimpinan Emirsyah di Garuda Indonesia terkait bisnis travel.

Ada 8 nominasi peraih Travel Business Leader Award in Asia Pacific (TBLA) 2013 yang merupakan pemimpin bisnis bidang industri tur dan travel mencakup maskapai, agen travel, hotel, bandara dan pengelola pariwisata lain se-Asia Pasifik.

"CNBC Travel Business Leader Award adalah cara kami merayakan dan memberikan penghargaan kepada pemimpin bisnis yang memiliki kemampuan manajemen efektif dan inovatif yang kuat," kata Presiden Direktur CNBC, KC Sullivan di TravelRave Leaders Gala, Singapura yang dikutip Rabu (23/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Sullivan, Emirsyah dianggap sebagai pemimpin bisnis yang mampu mendorong inovasi dan fokus pada target-target bisnis yang strategis serta pelayanan terbaik bagi pelanggan Garuda Indonesia.

Sementara itu, Emirsyah mengaku senang atas penghargaan yang diperolehnya. Menurutnya maskapai penerbangan mempunyai peran sangat besar bagi perkembangan industri pariwisata, makin banyak penerbangan makin berkembang pariwisata.

"Saya rasa penghargaan ini bukan hanya untuk saya maupun Garuda, tapi untuk Indonesia. Dengan kata lain kalau kita berniat melakukan sesuatu, kita lakukan dengan benar dan sungguh-sungguh maka kita bisa," kata Emirsyah usai mendapat penghargaan.

Turut hadir mendampingi yaitu istri Emirsyah, Sandrina Abubakar dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu.

Emir berharap industri travel di Indonesia dapat berkembang lebih baik. Indonesia tidak hanya menjadi tujuan pariwisata, tapi bagaimana orang Indonesia juga menjadi turis dan berwisata ke luar negeri.

"Dengan daya beli orang Indonesia yang makin besar, tentunya akan lebih banyak orang Indonesia yang traveling. Kita juga tengah persiapkan. Dalam 3 sampai 4 tahun lagi bukan mustahil Indonesia akan jadi pembicaraan," ujarnya.

Emir juga mengatakan, adanya penghargaan TBLA dari CNBC adalah pengakuan internasional atas apa yang dilakukan Indonesia dalam hal industri travel khususnya maskapai penerbangan. Hal itu menjadi kebanggaan bagi Indonesia.

"Saya harapkan ini akan mendorong lebih banyak recognition (penghargaan) untuk apa-apa yang Indonesia lakukan sehingga dipertimbangkan di dunia internasional," ucapnya.
(iqb/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads