Saham Twitter Melambung, Ini Dia Miliuner yang Raup Untung

Saham Twitter Melambung, Ini Dia Miliuner yang Raup Untung

- detikFinance
Jumat, 08 Nov 2013 11:15 WIB
Saham Twitter Melambung, Ini Dia Miliuner yang Raup Untung
Jakarta - Saham perdana Twitter menggebrak lantai bursa New York. Saat pencatatan perdananya, sahamnya ini sempat melonjak hingga 90% atau hampir dua kali lipat dari harga awalnya US$ 26 per lembar.

Pada awal perdagangan, saham Twitter langsung melesat 90% ke sekitar US$ 50 (Rp 500.000) per lembar. Setelah lonjakan itu laju sahamnya mulai melambat dan berada di kisaran US$ 45 per lembar atau masih naik sekitar 74%.

Pada penutupan perdagangan, saham Twitter ditutup naik 18,9 poin ke level US$ 44,9 (Rp 449.000) atau melonjak 72,7% dari posisi awal US$ 26 (Rp 260.000) per lembar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya melantai di bursa, Twitter sudah menaikkan rentang nilai sahamnya menjadi US$ 23 (Rp 230.000) hingga US$ 25 (Rp 250.000) per lembar. Sebelumnya rentang harganya ada di US$ 17-20 (Rp 170.000-200.000) per lembar.

Namun setelah disepakati, akhirnya harga sahamnya dipatok US$ 26 per lembar. Dengan harga sahamnya itu Twitter bisa menjaring dana hingga US$ 1,82 miliar (Rp 18,2 triliun).

Jejaring sosial yang terkenal dengan postingan 140 karakter itu melepas 70 juta lembar saham ke pasar, dengan opsi tambahan 10,5 juta lembar lagi dalam 30 hari ke depan. Dengan saham tambahan itu total nilai IPO Twitter jadi sebesar US$ 2,1 miliar (Rp 21 triliun).

Kapitalisasi pasar atau nilai perusahaan emiten berkode saham TWTR itu menjadi sebesar US$ 14,4 miliar (Rp 144 triliun). Lebih tinggi dari prediksi awal yang ada di rentang US$ 12,8-13,9 miliar (Rp 128-139 triliun).

Siapa saja miliuner yang raup untung besar dari kenaikan harga saham ini? Berikut daftarnya seperti dikutip dari CNN, Jumat (8/11/2013).


1. Ev Williams

Williams merupakan salah satu penemu Twitter, dan merupakan orang yang paling untung dari melonjaknya harga saham Twitter di bursa pada pencatatan perdananya.

Pria ini merupakan pemimpin Odeo, perusahaan yang bergabung dengan twitter. Williams pernah menjadi CEO Twitter menggantikan Jack Dorsey yang merupakan penemu Twitter juga.

Di 2010, posisi Williams sebagai CEO digantikan oleh Direktur Operasional Dick Costolo. Pada dokumen initial public offering (IPO) Twitter disebutkan, Williams merupakan pemegang saham individual terbesar di Twitter, yaitu 12%. Saat saham Twitter naik menjadi US$ 45,1 per lembar pada perdagangan awal, nilai saham Twitter yang dipegang Williams mencapai US$ 2,6 miliar atau sekitar Rp 26 triliun.

Williams masih menjadi pemegang saham yang mengontrol Twitter saat ini, dengan menggabungkan nilai sahamnya bersama temannya Jack Dorsey.

2. Peter Fenton

Pria ini juga merupakan salah satu penemu Twitter dan merupakan pemegang saham individual terbesar kedua di Twitter, dengan nilai 6,7%. Kenaikan harga saham Twitter membuat dirinya menjadi miliuner dalam sekejap.

Ketika harga saham Twitter naik menjadi US$ 45,1 per lembar, nilai saham Twitter yang dipegang Fenton menjadi US$ 1,4 miliar atau sekitar Rp 14 triliun.

3. Jack Dorsey

Jack Dorsey merupakan salah satu miliuner Twitter. Dia bergabung dengan perusahaan ini sejak awal pendirian, Dorsey juga berperan dalam menginspirasikan munculnya Twitter yang saat ini mendunia.

"Saat saya berumur 15 tahun, saya memetakan bagaimana kota-kota bekerja, dan saya berpikir bagaimana memprogram semua ini," ujar Dorsey.

Dorsey mempunyai 4,9% saham Twitter, dan nilainya saat ini mencapa uS$ 1 miliar atau sekitar Rp 10 triliun. Pria ini pernah menjadi CEO Twitter dan mundur pada 2008, kemudian duduk sebagai komisaris.

4. Union Square Ventures

Perusahaan ini merupakan salah satu dari investor awal twitter. Perusahaan pembiayaan yang berbasis di New York ini menanamkan uangnya di sejumlah media sosial internet, termasuk Foursquare dan Tumblr. Salah satu perwakilan Union yaitu Fred Wilson, pernah duduk menjadi komisaris Twitter di 2011.

Union Square Ventures, merupakan perusahaan yang menjadi pemegang saham terbesar Twitter dengan jumlah 5,9%. Saat ini nilai saham yang dimiliknya mencapai US$ 1,3 miliar atau sekitar Rp 13 triliun.

5. DST Global

Perusahaan ini merupakan investor Twitter, yang memegang 5% saham. DST merupakan perusahaan yang didirikan oleh Yuri Milner, dan mempunyai sejumlah saham pada perusahaan internet di AS dan Rusia.

Milner juga pernah berinvestasi di Facebook dengan jumlah US$ 200 juta. Saat ini saham DST di Twitter, nilainya mencapai US$ 1,07 miliar atau sekitar Rp 10,7 triliun.

6. Dick Costolo

Pria ini merupakan CEO Twitter saat ini, dan membantu perusahaan ini bertumbuh menjadi seperti sekarang. Costolo bergabung bersama Twitter di 2009 sebagai direktur operasional.

Jumlah saham Twitter yang dipegang Costolo hanya 1,6%, namun kenaikan harga saham Twitter kemarin membuat nilai saham yang dipegang Costolo mencapai US$ 350 juta atau sekitar Rp 3,5 triliun.
Halaman 2 dari 7
(dnl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads