Cita-cita Seorang Bos BCA di Industri Perbankan Tanah Air

Cita-cita Seorang Bos BCA di Industri Perbankan Tanah Air

Herdaru Purnomo - detikFinance
Senin, 09 Des 2013 08:20 WIB
Cita-cita Seorang Bos BCA di Industri Perbankan Tanah Air
Jakarta -

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah berdiri dan meramaikan industri perbankan tanah air sejak tahun 1957 lalu. BCA yang kini dipimpin oleh Jahja Setiaatmadja terus berupaya menjawab kebutuhan para nasabahnya.

Apa cita-cita yang belum tercapai dan terus dikejar oleh seorang Jahja Setiaatmadja?

Kepada detikFinance, Senin (9/12/2013), Jahja bercerita mengenai perjalanan hidup dan impiannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pria yang memulai karirnya di Price Waterhouse Coopers ini ternyata pernah berjualan kaset video dari rumah ke rumah. Hal ini dijadikan sampingan bekerjanya sebagai seorang akuntan.

Tahun 2011 lalu, Jahja ditunjuk menjadi Presiden Direktur BCA. Seiring dengan kepemimpinannya, Jahja ingin membuat BCA terus berada didekat masyarakat. Apa impian Jahja sebagai seorang CEO BCA?

"Bisa memenuhi kebutuhan masyarakat untuk melakukan transaksi keuangan baik untuk keperluan individual maupun bisnis, perusahaan kecil, menengah dan korporasi," kata Pria yang menerima penghargaan sebagai Top National Bankers 2013 dari Investor ini.

Dijelaskan Jahja, BCA berupaya membuat transaksi segmen tersebut mudah karena merupakan urat nadi perekonomian Indonesia.

"BCA diharapkan bisa ambil bagian sebagai salah satu pilar perekonomian Nasional," kata Dia.

Selain transactional banking, Jahja mengatakan ke depan BCA diharapkan bisa menjadi lembaga keuangan yang menjalankan fungsi intermediasi atau pembiayaan yang mumpuni. "Hal ini dilakukan untuk terus mensupport perekonomian Indonesia," katanya.

Forbes baru saja merilis perusahaan berkinerja terbaik dalam 'Fabulous 50' se-Asia Pasifik. Penghargaan Fabulous 50 tahun 2013 ini menyeleksi 1.220 perusahaan di kawasan Asia Pasifik dengan kapitalisasi pasar minimal sebesar US$ 3 miliar.

Dari 1220 perusahaan yang masuk nominasi tersebut, Forbes Asia melihat track record masing-masing perusahaan dalam hal pendapatan, laba bersih, pergerakan modal dan saham, serta prospek ke depan.

Tahun ini hanya ada satu perusahaan wakil dari Indonesia. Adalah PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yang terpilih sebagai satu-satunya perusahaan Indonesia yang menerima penghargaan dengan kapitalisasi pasar sebesar US$ 21,5 miliar dan penjualan sebesar US$ 3,8 miliar per Agustus.

(dru/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads