Sudah Kaya Raya, Para Mantan Bos Facebook Ini Sekarang ke Mana Ya?

Sudah Kaya Raya, Para Mantan Bos Facebook Ini Sekarang ke Mana Ya?

- detikFinance
Jumat, 07 Feb 2014 07:01 WIB
Sudah Kaya Raya, Para Mantan Bos Facebook Ini Sekarang ke Mana Ya?
Washington - Facebook sudah jadi situs jejaring sosial yang mendunia dan menjadikan pendirinya sebagai orang terkaya di dunia berumur di bawah 30 tahun. Tapi sebenarnya ia tidak sendirian.

Adalah Mark Zuckerberg, sang pendiri Facebook yang masih berumur 29 tahun, namun kekayaannya diperkirakan mencapai US$ 29,7 miliar atau sekitar Rp 297 triliun. Bahkan Bill Gates dan pemilik Google saat umurnya sama tidak memiliki kekayaan sebesar itu.

Ia jadi kaya berkat saham Facebook yang melambung sejak IPO dan baru-baru ini melaporkan laba US$ 523 juta di triwulan IV-2013, naik empat kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Saat ini hanya Zuckerberg saja yang dikenal luas, padahal saat mendirikan Facebook ia dibantu oleh beberapa temannya. Teman-temannya ini juga kecipratan rezeki dari lonjakan harga saham Facebook.

Mereka juga jadi miliuner meski bukan termasuk yang paling kaya. Penasaran siapa saja dan apa kegiatan mereka sekarang? Klik tautan di bawah ini hasil kutipan detikFinance dari AFP, Jumat (7/2/2014).

Chris Hughes

Pria berumur 30 tahun ini lulus dari Harvard di 2006. Setelah lulus ia langsung menjadi kepala bagian media sosial dalam kampanye Barack Obama jadi capres AS di 2008 lalu.

Pada 2012, Hughes mengakuisisi majalah The New Republic dengan tujuan membantu pengembangan jurnalistik di era digital. Ia pun menjadi komisaris sekaligus pemimpin redaksi di majalah tersebut.

Chris Hughes

Pria berumur 30 tahun ini lulus dari Harvard di 2006. Setelah lulus ia langsung menjadi kepala bagian media sosial dalam kampanye Barack Obama jadi capres AS di 2008 lalu.

Pada 2012, Hughes mengakuisisi majalah The New Republic dengan tujuan membantu pengembangan jurnalistik di era digital. Ia pun menjadi komisaris sekaligus pemimpin redaksi di majalah tersebut.

Eduardo Saverin

Pria asal Brasil ini melepas kewarganegaraan AS-nya dan pindah jadi warga Singapura sesaat sebelum Facebook menggelar IPO. Dengan begitu, ia tidak perlu membayar pajak triliunan rupiah dari hasil investasinya.

Baru-baru ini ia menggelar jumpa pers dan menyatakan akan tinggal di Asia dalam waktu yang lama sambil membawa perubahan melalui berbagai investasi di bidang teknologi miliknya.

Forbes mencatat ia punya kekayaan sekitar US$ 2,65 miliar (Rp 26,5 triliun), membuatnya jadi orang terkaya nomor tujuh di Singapura.

Eduardo Saverin

Pria asal Brasil ini melepas kewarganegaraan AS-nya dan pindah jadi warga Singapura sesaat sebelum Facebook menggelar IPO. Dengan begitu, ia tidak perlu membayar pajak triliunan rupiah dari hasil investasinya.

Baru-baru ini ia menggelar jumpa pers dan menyatakan akan tinggal di Asia dalam waktu yang lama sambil membawa perubahan melalui berbagai investasi di bidang teknologi miliknya.

Forbes mencatat ia punya kekayaan sekitar US$ 2,65 miliar (Rp 26,5 triliun), membuatnya jadi orang terkaya nomor tujuh di Singapura.

Dustin Moskovitz

Seumur dengan Zuckerberg, Moskovitz juga drop out dari Harvard. Pada 2008 ia keluar dari Facebook dan mendirikan perusahaan sendiri yang bergerak di aplikasi untuk mobile dan web bernama Asana.

Ia punya kekayaan sekitar US$ 5,2 miliar (Rp 52 triliun) menurut Forbes, kebanyakan berasal dari saham Facebook.

Dustin Moskovitz

Seumur dengan Zuckerberg, Moskovitz juga drop out dari Harvard. Pada 2008 ia keluar dari Facebook dan mendirikan perusahaan sendiri yang bergerak di aplikasi untuk mobile dan web bernama Asana.

Ia punya kekayaan sekitar US$ 5,2 miliar (Rp 52 triliun) menurut Forbes, kebanyakan berasal dari saham Facebook.

Si kembar Winklevoss

Meski tidak termasuk pendiri Facebook, saudara kembar Tyler dan Cameron Winklevoss mengklaim bahwa Zuckerberg dkk mencuri ide mereka. Perseteruan ini sampai ke meja hijau dan akhirnya sepakat mereka dapat saham senilai US$ 45 juta (Rp 450 miliar).

Pada kesempatan berikutnya mereka juga mengajukan tuntutan lagi supaya dapat lebih banyak saham Facebook, tapi usahanya ini gagal.

Uang hasil dari penjualan saham Facebook itu mereka gunakan untuk membentuk perusahaan investasi. Tahun lalu mereka berniat mendaftarkan IPO untuk Winklevoss Bitcoin Trust, perusahaan investasi berbasis mata uang digital.

Si kembar Winklevoss

Meski tidak termasuk pendiri Facebook, saudara kembar Tyler dan Cameron Winklevoss mengklaim bahwa Zuckerberg dkk mencuri ide mereka. Perseteruan ini sampai ke meja hijau dan akhirnya sepakat mereka dapat saham senilai US$ 45 juta (Rp 450 miliar).

Pada kesempatan berikutnya mereka juga mengajukan tuntutan lagi supaya dapat lebih banyak saham Facebook, tapi usahanya ini gagal.

Uang hasil dari penjualan saham Facebook itu mereka gunakan untuk membentuk perusahaan investasi. Tahun lalu mereka berniat mendaftarkan IPO untuk Winklevoss Bitcoin Trust, perusahaan investasi berbasis mata uang digital.

Sean Parker

Parker bukan teman sekelas Zuckerber di Harvard, tapi si pendiri situs berbagi musik Napster ini merupakan sahabat karib sekaligus mentor Zuckerberg sebelum mendirikan Facebook.

Parker jadi salah satu presiden pertama di Facebook dan di 2004 ia mengajak salah satu investor besar untuk masuk, yaitu Peter Thiel.

Sekarang pria berumur 34 tahun ini masih kerja bareng Thiel sebagai managing partner di perusahaan investasi The Founders Fund.

Sean Parker

Parker bukan teman sekelas Zuckerber di Harvard, tapi si pendiri situs berbagi musik Napster ini merupakan sahabat karib sekaligus mentor Zuckerberg sebelum mendirikan Facebook.

Parker jadi salah satu presiden pertama di Facebook dan di 2004 ia mengajak salah satu investor besar untuk masuk, yaitu Peter Thiel.

Sekarang pria berumur 34 tahun ini masih kerja bareng Thiel sebagai managing partner di perusahaan investasi The Founders Fund.
Halaman 2 dari 12
(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads