Ini Dia Bos Perusahaan Raksasa yang Hanya Digaji US$ 1

Ini Dia Bos Perusahaan Raksasa yang Hanya Digaji US$ 1

- detikFinance
Kamis, 03 Apr 2014 07:37 WIB
Ini Dia Bos Perusahaan Raksasa yang Hanya Digaji US$ 1
Foto: Reuters
Jakarta - Jadi CEO alias bos perusahaan raksasa pasti punya gaji melimpah. Tapi hal ini tidak mutlak, ada beberapa bos perusahaan internasional yang punya gaji minim.

Nah, fenomena yang satu ini sekarang lagi tren, bos-bos besar hanya minta gaji US$ 1 alias Rp 11.000 per tahun. Mereka tak butuh uang ya? Tidak juga, karena mereka dapat tunjangan dan opsi pemilikan saham hingga miliaran bahkan hingga triliunan rupiah.

Tapi setidaknya mereka bisa menghemat biaya operasional perusahaan dengan menurunkan besaran gaji mereka. Siapa saja bos-bos yang rela gajinya rendah ini? Simak hasil penelusuran detikFinance dari Forbes, Kamis (3/4/2014).

Foto: Reuters

CEO Hewlett-Packard, Meg Whitman

Foto: Reuters
Meski hanya digaji US$ 1 per tahun, Whitman meraup sekitar US$ 17,6 juta (Rp 193 miliar) dalam bentuk saham atas kinerjanya yang baik di 2013.

CEO Hewlett-Packard, Meg Whitman

Foto: Reuters
Meski hanya digaji US$ 1 per tahun, Whitman meraup sekitar US$ 17,6 juta (Rp 193 miliar) dalam bentuk saham atas kinerjanya yang baik di 2013.

CEO Oracle, Larry Ellison

Foto: Reuters
Bos perusahaan pembesut software Java ini masuk jajaran CEO bergaji US$ 1 per tahun. Tapi sebenarnya Elison yang punya harta US$ 51,5 miliar itu meraup aneka kompensasi bernilai besar.

Ia mendapat kompensasi sekitar US$ 79,6 juta paling besar berupa opsi pemilikan saham. Nilainya ini turun dibandingkan kompensasi di 2012 sebesar US$ 96 juta.

Pria yang hobi berlayar ini juga mendapat dividen sebesar US$ 255 juta dari perusahaan yang didirikannya itu.

CEO Oracle, Larry Ellison

Foto: Reuters
Bos perusahaan pembesut software Java ini masuk jajaran CEO bergaji US$ 1 per tahun. Tapi sebenarnya Elison yang punya harta US$ 51,5 miliar itu meraup aneka kompensasi bernilai besar.

Ia mendapat kompensasi sekitar US$ 79,6 juta paling besar berupa opsi pemilikan saham. Nilainya ini turun dibandingkan kompensasi di 2012 sebesar US$ 96 juta.

Pria yang hobi berlayar ini juga mendapat dividen sebesar US$ 255 juta dari perusahaan yang didirikannya itu.

Dua Bos Google, Sergey Brin dan Larry Page

Foto: Reuters
Sergey Brin dan Lawrence (Larry) Page adalah dua orang pendiri Google. Keduanya punya harta masing-masing US$ 30 miliar atau sekitar Rp 300 triliun.

Bisa dibilang kedua orang ini yang mempelopori gaji CEO US$ 1 per tahun. Mereka sudah mendapat gaji sebesar itu dalam 10 tahun terakhir.

Dua Bos Google, Sergey Brin dan Larry Page

Foto: Reuters
Sergey Brin dan Lawrence (Larry) Page adalah dua orang pendiri Google. Keduanya punya harta masing-masing US$ 30 miliar atau sekitar Rp 300 triliun.

Bisa dibilang kedua orang ini yang mempelopori gaji CEO US$ 1 per tahun. Mereka sudah mendapat gaji sebesar itu dalam 10 tahun terakhir.

CEO Urban Outfitters, Richard Hayne

Foto: Reuters
Bos bergaji US$ 1 per tahun tidak hanya didominasi oleh Silicon Valley saja. CEO Urban Outfitters, Richard Hayne juga tak mau ketinggalan. Meski gajinya kecil, ia mendapat bonus US$ 5.000 di 2013.

CEO Urban Outfitters, Richard Hayne

Foto: Reuters
Bos bergaji US$ 1 per tahun tidak hanya didominasi oleh Silicon Valley saja. CEO Urban Outfitters, Richard Hayne juga tak mau ketinggalan. Meski gajinya kecil, ia mendapat bonus US$ 5.000 di 2013.

CEO Kinder Morgan, Richard Kinder

Foto: Reuters
Taipan minyak dan gas Richard Kinder, yang sekarang punya harta US$ 9,3 miliar atau sekitar Rp 93 triliun, ikut memangkasΒ  gajinya menjadi hanya US$ 1 per tahun di perusahaan energi miliknya, Kinder Morgan.

CEO Kinder Morgan, Richard Kinder

Foto: Reuters
Taipan minyak dan gas Richard Kinder, yang sekarang punya harta US$ 9,3 miliar atau sekitar Rp 93 triliun, ikut memangkasΒ  gajinya menjadi hanya US$ 1 per tahun di perusahaan energi miliknya, Kinder Morgan.

CEO Pharmacyclics, Robert Duggan

Foto: Reuters
Di dunia bioteknologi, CEO perusahaan obat anti kanker Pharmacyclics, Robert Duggan merasa gaji US$ 1 per tahun sudah terlalu besar baginya. Maka dari itu ia juga tidak meminta kompensasi apapun dari perusahaannya.

Uang yang ia dapat hanya dari kepemilikan sahamnya di Pharmacyclics yang kini nilainya mencapai US$ 1,5 miliar atau sekitar Rp 15 triliun.

CEO Pharmacyclics, Robert Duggan

Foto: Reuters
Di dunia bioteknologi, CEO perusahaan obat anti kanker Pharmacyclics, Robert Duggan merasa gaji US$ 1 per tahun sudah terlalu besar baginya. Maka dari itu ia juga tidak meminta kompensasi apapun dari perusahaannya.

Uang yang ia dapat hanya dari kepemilikan sahamnya di Pharmacyclics yang kini nilainya mencapai US$ 1,5 miliar atau sekitar Rp 15 triliun.

CEO Facebook, Mark Zurckerberg

Foto: Reuters
Gaji salah satu pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg turun dratis tahun lalu. Turunnya gaji Zuckerberg ini sejalan dengan tren yang dilakukan bos-bos teknologi.

Pria yang drop out dari Harvard ini dapat gaji hanya US$ 1 di sepanjang tahun 2013. Zuckerberg tidak merasa sedih karena ia tetap dapat kompensasi sebesar US$ 653.165 (Rp 6,5 miliar), walau turun dibandingkan tahun 2012 yang mencapai US$ 1,99 juta.

CEO Facebook, Mark Zurckerberg

Foto: Reuters
Gaji salah satu pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg turun dratis tahun lalu. Turunnya gaji Zuckerberg ini sejalan dengan tren yang dilakukan bos-bos teknologi.

Pria yang drop out dari Harvard ini dapat gaji hanya US$ 1 di sepanjang tahun 2013. Zuckerberg tidak merasa sedih karena ia tetap dapat kompensasi sebesar US$ 653.165 (Rp 6,5 miliar), walau turun dibandingkan tahun 2012 yang mencapai US$ 1,99 juta.
Halaman 2 dari 16
(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads