Aksi Dahlan di Bandara, dari Juru Parkir Sampai Cleaning Service

Aksi Dahlan di Bandara, dari Juru Parkir Sampai Cleaning Service

- detikFinance
Senin, 09 Jun 2014 11:43 WIB
Aksi Dahlan di Bandara, dari Juru Parkir Sampai Cleaning Service
Jakarta - Pagi tadi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan jadi petugas kebersihan alias cleaning service dadakan karena melihat area Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno Hatta Cengkareng belum bersih.

Layaknya seorang petugas cleaning service berpengalaman, Dahlan mengambil kain untuk membersihkan kaca sambil mengajarkan cara bersih-bersih kepada petugas kebersihan di area garbarata menuju pesawat.

Ternyata aksi di luar rencana alias spontan ala mantan bos PLN ini di bandara bukan yang pertama kali. Ada beberapa aksi Dahlan di salah satu bandara tersibuk di dunia tersebut. Simak hasil rangkuman detikFinance di sini, Senin (9/6/2014).

Marah-Marah di Menara ATC

Aksi pertama Dahlan di Bandara Soetta terjadi pada Februari 2012. Saat itu, Dahlan melakukan pemeriksaan mendadak pada menara Air Traffic Control.

Mantan orang nomor 1 di PLN tersebut kecewa dan marah besar karena melihat asap dan puntung rokok memenuhi ruang kerja petugas ATC. Selain itu, Dahlan juga menyaksikan petugas ATC bebas bermain alat komunikasi (handphone) dan banyak sampah makanan yang berserakan pada area steril itu.

Menara ATC sendiri merupakan bagian vital di dunia penerbangan karena bertugas memberi arahan dan mengawasi arus pesawat yang take off dan landing. Saat itu bagian navigasi udara masih berada di bawah manajemen PT Angkasa Pura (sekarang di bawah Perum Navigasi).

Marah-Marah di Menara ATC

Aksi pertama Dahlan di Bandara Soetta terjadi pada Februari 2012. Saat itu, Dahlan melakukan pemeriksaan mendadak pada menara Air Traffic Control.

Mantan orang nomor 1 di PLN tersebut kecewa dan marah besar karena melihat asap dan puntung rokok memenuhi ruang kerja petugas ATC. Selain itu, Dahlan juga menyaksikan petugas ATC bebas bermain alat komunikasi (handphone) dan banyak sampah makanan yang berserakan pada area steril itu.

Menara ATC sendiri merupakan bagian vital di dunia penerbangan karena bertugas memberi arahan dan mengawasi arus pesawat yang take off dan landing. Saat itu bagian navigasi udara masih berada di bawah manajemen PT Angkasa Pura (sekarang di bawah Perum Navigasi).

Bersihkan Toilet Bandara

Dahlan sempat kecewa melihat kondisi kamar mandi alias toilet di Terminal 2F Bandara Soetta. Saat itu (28/8/2012), Dahlan tidak hanya kecewa, ia langsung membersihkan toilet bandara tanpa dibantu seorang petugas.

Akhirnya setelah beberapa saat melakukan aksi layaknya seorang petugas kebersihan (cleaning service), pemilik media Jawa Pos Group ini kemudian memperoleh bantuan dari petugas outsourcing bagian kebersihan.

Aksi Dahlan saat itu dilakukan mendadak, karena ia sangat marah setelah melihat tingkat kebersihan area toilet bandara tersebut tak kunjung membaik.

Bersihkan Toilet Bandara

Dahlan sempat kecewa melihat kondisi kamar mandi alias toilet di Terminal 2F Bandara Soetta. Saat itu (28/8/2012), Dahlan tidak hanya kecewa, ia langsung membersihkan toilet bandara tanpa dibantu seorang petugas.

Akhirnya setelah beberapa saat melakukan aksi layaknya seorang petugas kebersihan (cleaning service), pemilik media Jawa Pos Group ini kemudian memperoleh bantuan dari petugas outsourcing bagian kebersihan.

Aksi Dahlan saat itu dilakukan mendadak, karena ia sangat marah setelah melihat tingkat kebersihan area toilet bandara tersebut tak kunjung membaik.

Jadi Juru Parkir Dadakan

Aksi dadakan Dahlan kembali berlanjut. Tanpa dikomando, pria kelahiran Magetan 17 Agustus 1951 silam tersebut menjadi petugas atau juru parkir dadakan.

Hal tersebut terjadi di depan area keberangkatan Terminal 2F Bandara Soetta pada tanggal 26 April 2013. Saat itu, Dahlan gemas melihat kemacetan panjang saat kendaraannya memasuki terminal 2.

Apalagi ia menemukan ada kendaraan yang parkir berlama-lama dan ditinggalkan pengemudinya, padahal kendaraan tidak diperbolehkan parkir di sepanjang area termnal. Kemudian ia melancarkan aksi dadakannya sebagai juru parkir untuk mengatur lalu lintas kendaraan.

Jadi Juru Parkir Dadakan

Aksi dadakan Dahlan kembali berlanjut. Tanpa dikomando, pria kelahiran Magetan 17 Agustus 1951 silam tersebut menjadi petugas atau juru parkir dadakan.

Hal tersebut terjadi di depan area keberangkatan Terminal 2F Bandara Soetta pada tanggal 26 April 2013. Saat itu, Dahlan gemas melihat kemacetan panjang saat kendaraannya memasuki terminal 2.

Apalagi ia menemukan ada kendaraan yang parkir berlama-lama dan ditinggalkan pengemudinya, padahal kendaraan tidak diperbolehkan parkir di sepanjang area termnal. Kemudian ia melancarkan aksi dadakannya sebagai juru parkir untuk mengatur lalu lintas kendaraan.

Blusukan ke Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta Pagi-pagi Buta

Pada Selasa 17 Desember 2013 Dahlan mendadak melakukan pengecekan terhadap kondisi kebersihan dan fasilitas di Terminal 1 A Keberangkatan Domestik Bandara Soetta.

Awalnya, Dahlan melihat keadaan security check point terminal 1A dan mendapati masih adanya selang AC yang kurang tertata rapi dan adanya lampu penerangan lama yang belum diganti. Padahal 1 minggu yang lalu, mantan bos PLN ini mengaku telah melakukan pengecekan hal serupa.

Pengecekan tiba-tiba ini dilakukan Dahlan pada pukul 02.00 WIB. Dahlan sendiri dijadwalkan terbang ke Kupang NTT pada pukul 02.30 WIB untuk melakukan panen perdana sorgum di Kabupaten Malaka NTT.

Amarah pemilik Group Media Jawa Pos ini kembali pecah saat berjalan di area check in counter terminal 1 A. Tanpa diduga ia mendapati kabel telepon yang terpasang secara tidak teratur.

Tidak berhenti di situ, Dahlan memprotes kontak saran manual yang masih terpasang. Menurutnya kontak saran manual sudah tidak layak lagi terpasang di bandara internasinal sekelas Bandara Soetta

Kotak saran manual itu pun langsung dicopot. Saat berjalan menuju pesawat, sepanjang perjalanan di area terminal 1 A, Dahlan beberapa kali memprotes penempatan stiker hingga banner yang berisi informasi iklan dan pengumuman.

Saat akan memasuki area boarding lounge, Dahlan sempat berhenti sesaat karena melihat adanya kebocoran atap bandara. Akibatnya ada air yang menetes hingga ke lantai. Terlihat seorang petugas kebersihan sibuk mengepel tumpahan air dari atap yang bocor.

Blusukan ke Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta Pagi-pagi Buta

Pada Selasa 17 Desember 2013 Dahlan mendadak melakukan pengecekan terhadap kondisi kebersihan dan fasilitas di Terminal 1 A Keberangkatan Domestik Bandara Soetta.

Awalnya, Dahlan melihat keadaan security check point terminal 1A dan mendapati masih adanya selang AC yang kurang tertata rapi dan adanya lampu penerangan lama yang belum diganti. Padahal 1 minggu yang lalu, mantan bos PLN ini mengaku telah melakukan pengecekan hal serupa.

Pengecekan tiba-tiba ini dilakukan Dahlan pada pukul 02.00 WIB. Dahlan sendiri dijadwalkan terbang ke Kupang NTT pada pukul 02.30 WIB untuk melakukan panen perdana sorgum di Kabupaten Malaka NTT.

Amarah pemilik Group Media Jawa Pos ini kembali pecah saat berjalan di area check in counter terminal 1 A. Tanpa diduga ia mendapati kabel telepon yang terpasang secara tidak teratur.

Tidak berhenti di situ, Dahlan memprotes kontak saran manual yang masih terpasang. Menurutnya kontak saran manual sudah tidak layak lagi terpasang di bandara internasinal sekelas Bandara Soetta

Kotak saran manual itu pun langsung dicopot. Saat berjalan menuju pesawat, sepanjang perjalanan di area terminal 1 A, Dahlan beberapa kali memprotes penempatan stiker hingga banner yang berisi informasi iklan dan pengumuman.

Saat akan memasuki area boarding lounge, Dahlan sempat berhenti sesaat karena melihat adanya kebocoran atap bandara. Akibatnya ada air yang menetes hingga ke lantai. Terlihat seorang petugas kebersihan sibuk mengepel tumpahan air dari atap yang bocor.

Jadi Instruktur Petugas Cleaning Service

Hari ini, Dahlan menjadi instruktur bagi petugas cleaning service. Tanpa direncanakan, Dahlan mengajari petugas kebersihan di Terminal 2F Bandara Soetta tentang cara membersihkanΒ  secara detail.
Kejadian bermula saat Dahlan dan rombongan akan terbang dari Bandara Soetta menuju Palembang pukul 07.30 WIB untuk menghadiri acara PT Kereta Api Indonesia (Persero). Saat akan memasuki cabin pesawat, Dahlan melihat kondisi area terminal 2 F masih belum bersih khususnya lorong garbarata menuju pesawat Garuda Indonesia dalam kondisi belum berih. Orang nomer 1 di BUMN tersebut, selanjutnya berhenti sejenak untuk bersih-bersih sambil mengajarkan kepada petugas cleaning service Bandara Soetta secara detail.

Jadi Instruktur Petugas Cleaning Service

Hari ini, Dahlan menjadi instruktur bagi petugas cleaning service. Tanpa direncanakan, Dahlan mengajari petugas kebersihan di Terminal 2F Bandara Soetta tentang cara membersihkanΒ  secara detail.
Kejadian bermula saat Dahlan dan rombongan akan terbang dari Bandara Soetta menuju Palembang pukul 07.30 WIB untuk menghadiri acara PT Kereta Api Indonesia (Persero). Saat akan memasuki cabin pesawat, Dahlan melihat kondisi area terminal 2 F masih belum bersih khususnya lorong garbarata menuju pesawat Garuda Indonesia dalam kondisi belum berih. Orang nomer 1 di BUMN tersebut, selanjutnya berhenti sejenak untuk bersih-bersih sambil mengajarkan kepada petugas cleaning service Bandara Soetta secara detail.
Halaman 2 dari 12
(feb/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads