Para petinggi penerbangan di berbagai belahan dunia hadir dengan busana formal seperti jas dan dasi. Mereka maju satu per satu ke atas panggung untuk mengambil penghargaan yang mereka menangkan.
Beberapa maskapai membawa pramugari-pramugari cantiknya saat menerima penghargaaan yang terdiri dari berbagai kategori tersebut. Mereka naik ke panggung menerima penghargaan dan berfoto di atas panggung.
Kemudian tibalah giliran Tony naik ke atas panggung untuk menerima penghargaan AirAsia sebagai maskapai penerbangan berbiaya murah terbaik di dunia (World’s Best Low Cost Airline).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat naik ke atas panggung Tony diikuti 6 orang pramugari cantik AirAsia yang kemudian berfoto bersamanya di atas panggung. Setelah berfoto Tony langsung turun dan bersalaman dengan petinggi-petinggi penerbangan lainnya. Salah satu petinggi penerbangan yang disalaminya dengan hangat adalah Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar.
Usai menerima penghargaan, Tony mengadakan pers conference dengan Airbus. AirAsia X mengumumkan pembelian 50 pesawat A330neo dari Airbus. Suasana jumpa pers sangat hangat, para pramugari yang ikut mendampingi Tony dalam acara penghargaan Skytrax ikut dalam acara penandatangan MoU tersebut.
Tony kemudian memaparkan mengapa memilih membeli pesawat Airbus. Menuturnya pabrikan pesawat ini merupakan yang terbaik dan selalu mendengarkan konsumennya. "Saya yakin pesawat ini akan jadi salah satu yang terbaik," kata Tony, Rabu (16/7/2014)
Duduk di samping Tony adalah President dan CEO Airbus Febrice Bregier dan petinggi Airbus John Leahy. Mereka kerap tertawa bersama dan saling melontarkan pujian terhadap kehebatan perusahaan masing-masing. Tiba-tiba saja Febrice mencium pipi Tony saat bos AirAsia itu sedang memuji Airbus.
"Saya baru saja dicium," kata Tony sambil tertawa.
Para wartawan yang sedang mencatat berita kaget, namun banyak yang tidak sempat memfoto moment itu karena sedang mencatat omongan Tony. Kemudian saat tanya jawab salah seorang wartawan wanita meminta Tony mencium pipi petinggi Airbus karena dirinya tidak sempat memfotonya.
Tanpa ragu Tony langsung mencium pipi petinggi Airbus John Leahy yang ada di sampingnya. Para wartawan langsung berebut menjepret moment tersebut.
Tony sempat ditanya soal klub Queens Park Rangers (QPR) yang dimilikinya. Dia berharap klub tersebut bisa terus bertahan di Premier League. Dia juga berharap bisa mendatangkan pemain-pemain baru ke klub tersebut.
"Saya harap bisa terus bertahan, kita tidak turun ke divisi yang ada di bawah Premier League," katanya.
Saat ditanya mengapa penampilannya begitu flamboyan, Tony mengatakan penerbangan adalah industri yang keras sehingga ia senang berpenampilan santai.
"Tak ada yang salah dengan penampilan orang lain tapi saya suka seperti ini, mungkin karena saya pernah berkecimpung di dunia musik," katanya.
(nal/hen)











































