Sebelum ditunjuk sebagai menteri, Bambang sempat menjabat sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal dan Wakil Menteri Keuangan. Bahkan dia mengatakan hampir tidak ada istirahat dari pekerjaannya di Lapangan Banteng.
"Ini cuma seperti break seminggu, nggak ngantor dan berkegiatan. Jadi apa yang sudah terjadi minggu sebelumnya harus mulai dilanjutkan lagi," ujar Bambang kala berbincang dengan detikFinance di kediamannya, Jakarta, Senin (27/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kita berdua akan berusaha koordinasi dengan eselon I dan juga mengurangi pengkotakan di eselon I," kata Bambang.
Kondisi ini memang menjadi kekhawatiran untuk instansi sebesar Kemenkeu. Bila tidak ditangani dengan baik, maka akan berpengaruh buruk terhadap kinerja.
"Karena dengan eselon I yang begitu besar, wajarlah mereka menjadi terkotak-kotak. Tapi saya tekankan bahwa bahwa keberhasilan kita adalah keberhasilan yang lain juga," tutur Bambang
Bambang optimistis hal tersebut terwujud. Sebab, pejabat Kemenkeu saat ini adalah rekan kerjanya sehingga tak butuh waktu lama untuk beradaptasi.
"Kan eselon I teman-teman kita juga, jadi saya merasa sudah sepaham. Tidak boleh lagi ada pengotakan," tegasnya.
(mkl/hds)











































