Sudah Jadi Menteri, Basuki Masih Tinggal di Rawa Semut Bekasi

Sudah Jadi Menteri, Basuki Masih Tinggal di Rawa Semut Bekasi

- detikFinance
Kamis, 30 Okt 2014 14:05 WIB
Sudah Jadi Menteri, Basuki Masih Tinggal di Rawa Semut Bekasi
Foto: Basuki Hadimuljono
Jakarta - Meski sudah menjadi menteri, Mochamad Basuki Hadimuljono masih tinggal di rumah pribadinya di Komplek Perumahan Pegawai Pekerjaan Umum Rawa Semut, Bekasi, Jawa Barat.

Basuki yang menjabat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU Pera), belum menempati rumah dinas di Komplek Kementerian Widya Chandra, Jakarta Selatan.

Sehari-hari, pria berkumis putih ini masih menempuh perjalanan panjang dari Bekasi ke kantornya yang berlokasi di Jalan Patimura, kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya beliau masih tinggal di Rawa Semut. Belum ke Widya Chandra," ujar Kepala Pusat Kumunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Mursito saat dihubungi detikFinance, Kamis (30/10/2014).

Sebelum menjabat sebagai menteri, Basuki sudah malang melintang di Kementerian PU dengan pengalaman cukup panjang. Ia sudah lebih dari 31 tahun menjadi PNS, pernah menjabat menjadi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) (2005-2007), menjadi Inspektur Jenderal (2007-2013). dan terakhir menjadi Direktur Jenderal Penataan Ruang (2013).

Basuki meraih gelar sarjana (S1) Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada, Magister (S2) dan Doktor (S3) Teknik Sipil dari Colorado State University, Amerika Serikat.

Dalam perjalanannya juga, Basuki pernah mengemban tugas khusus nasional, yaitu Ketua Kelompok Kerja SDA Rehabilitasi Pasca Tsunami Aceh (2004-2005), Ketua Tim Independen Penanggulangan Kerusakan Jalan Tol Purbaleunyi (2006), Anggota Tim Nasional Penanggulangan Kerawanan Pangan Yahukimo – Papua (2006), dan Ketua Tim Nasional Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (2006-2007).

Ia pernah dapat piagam Penghargaan Pegawai Teladan Departemen Pekerjaan Umum (1995), Satyalancana Karya Satya X Tahun 2001, Satyalancana Karya Satya XX Tahun 2003, Satyalancana Pembangunan Tahun 2003, Satyalancana Wirakarya (2005), Satyalancana Kesejahteraan Sosial Pasca Tsunami NAD) Tahun 2005, dan Satyalancana Karya Satya XXX Tahun 2014.

(dna/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads