Mau Tahu Orang Terkaya di Tiongkok, Ini Daftarnya

Mau Tahu Orang Terkaya di Tiongkok, Ini Daftarnya

- detikFinance
Selasa, 04 Nov 2014 07:45 WIB
Mau Tahu Orang Terkaya di Tiongkok, Ini Daftarnya
Foto: Reuters
Jakarta - Kekayaan minimum yang dibutuhkan untuk masuk dalam daftar orang terkaya di Tiongkok versi Forbes 2014 adalah US$ 700 juta atau Rp 8,4 triliun, naik dari tahun lalu US$ 600 juta atau sekitar Rp 7,2 triliun.

Kenaikan minimum kekayaan ini karena ekonomi Tiongkok yang tumbuh 7% tahun lalu. Total kekayaan dari 400 orang terkaya di Tiongkok tahun ini adalah US$ 680 miliar atau sekitar Rp 8.160 triliun. Naik dari tahun lalu sebesar US$ 570 miliar di tahun lalu.

Harta orang-orang terkaya di Tiongkok sebagian naik karena booming internet dan juga situs perdagangan online atau e-commerce. Tiongkok, dengan populasi penduduk terbanyak di dunia, memiliki jumlah pengguna internet dan telepon selular terbesar di dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mau tahu daftar 5 orang terkaya di Tiongkok? Berikut daftarnya seperti dilansir dari Forbes, Selasa (4/11/2014).

5. Li Hejun

Pria berumur 47 tahun ini memiliki kekayaan US$ 13 miliar atau sekitar Rp 156 triliun. Li merupakan pengusaha di bidang energi terbarukan.

Lewat perusahaannya Hanergy Holdings, Li mengembangkan teknologi tenaga matahari.

Pria yang besar di provinsi Guangdong ini, memulai bisnisnya dari menjadi pedagang barang-barang elektronik di Beijing, dan mengembangkan bisnisnya ke bidang listrik tenaga air.

4. Wang Jianlin

Tahun lalu, pria berumur 60 tahun ini menjadi orang terkaya di Tiongkok. Namun tahun ini, posisinya turun ke nomor 4. Jumlah kekayaan Wang saat ini adalah US$ 13,2 miliar atau sekitar Rp 158 triliun.

Pria kelahiran provinsi Sichuan ini bukan berasal dari keluarga kaya. Keluarganya sederhana, layaknya keluarga pada umumnya, ketika revolusi komunis di Tiongkok masih hangat-hangatnya.

Wang kemudian masuk sekolah militer dan lulus pada 1986. Kemudian Wang menjadi pegawai negeri di provinsi Liaoning. Pada 1988, dia mendirikan Dalian Wanda, perusahaan yang membuat namanya melambung.

Dari sebuah perusahaan properti biasa-biasa saja, Wanda berubah jadi perusahaan multinasional yang menggurita. Pada 2012, Wanda membeli perusahaan operator bioskop asal AS, AMC Theatres, dengan nilai sekitar US$ 2,6 miliar. Kemudian pertengahan tahun lalu, Wanda membeli perusahaan pembuat yacht atau kapal pesiar asal Inggris, Sunseeker International, senilai US$ 500 juta.

Wang terkenal kala meluncurkan proyek mini Hollywood senilai US$ 8 miliar pada September tahun lalu. Dalam acara peluncuran ini, hadir bintang-bintang top dunia seperti Leonardo di Caprio dan John Travolta.

Sejak 2011, Dalian Wanda juga menjadi sponsor utama liga sepakbola di Tiongkok. Mereka juga punya tim sendiri yang dulunya bernama Dalian Wanda FC dan kemudian berganti menjadi Dalian Shide FC.

3. Ma Huateng

Lagi-lagi orang terkaya dari bisnis teknologi. Ma Huateng, pria berumur 43 tahun merupakan pendiri dan CEO dari Tencent Holdings, perusahaan internet yang sahamnya jadi favorit investor di pasar modal Tiongkok.

Produk andalan Tencent adalah WeChat, aplikasi pesan instan yang ketenarannya mendunia. Saat ini pengguna WeChat hampir mencapai 440 juta orang.

Kekayaan pria ini sekarang adalah US$ 14,4 miliar atau sekitar Rp 172 triliun.

Ma merupakan lulusan dari Shenzhen University dan kemudian mendirikan Tencent pada 1998. QQ merupakan produk pertama dari Tencent. Sampai September 2012, pengguna QQ mencapai 784 juta.

2. Robin Li

Baru berumur 45 tahun, Robin Li sudah mencatatkan diri sebagai orang terkaya nomor 2 di Tiongkok. Jumlah kekayaannya US$ 14,7 miliar, atau sekitar Rp Rp 176 triliun.

Li merupakan pendiri dan CEO Baidu, yaitu situs pencari (search engine) nomor 1 di Tiongkok. Baidu didirikan pada 2000 oleh Li dan kawannya, Eric Xu.

Kinerja Baidu sangat moncer. Saat ini Baidu menguasai lebih dari 70 persen pangsa pasar search engine di Tiongkok.

1. Jack Ma

Pria berumur 50 tahun ini membuat gempar, karena perusahaannya yaitu Alibaba, yang bergerak di bidang situs perdagangan online, mencetak rekor penjualan saham terbesar.

Alibaba pada September 2014 lalu, menjual sahamnya ke publik (initial public offering/IPO) di bursa Wall Street, AS, dengan nilai US$ 21,8 miliar atau sekitar Rp 261 triliun.

Pada Oktober 2014, Forbes mencatat, jumlah kekayaan Ma mencapai US$ 19,5 miliar atau sekitar Rp 234 triliun.

Ma merupakan mantan guru Bahasa Inggris yang mendadak kaya. Tidak semua orang seberuntung Ma, yang menjadi orang terkaya di Tiongkok.
Halaman 2 dari 6
(dnl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads