Dari daftar perempuan terkaya itu, 4 teratas merupakan perempuan yang memiliki bisnis properti.
Total kekayaan dari 400 orang terkaya di Tiongkok tahun ini adalah US$ 680 miliar atau sekitar Rp 8.160 triliun. Naik dari tahun lalu sebesar US$ 570 miliar di tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
4. Wu Yajun
|
|
Mengawali karir sebagai jurnalis, Yu Yajun kemudian mendirikan Longfor bersama suaminya Cai Kui (sudah cerai sejak 2012). Longfor yang bermarkas di Hong Kong sekarang punya 10.000 pegawai dan sudah membangun leih dari 100 proyek hunian dan komersial di 21 kota Tiongkok sejak 1993.
3. Zhang Xin
|
|
Harta kekayaan Zhang saat ini mencapai US$ 3,7 miliar atau sekitar Rp 44 triliun.
Zhang tumbuh di dalam keluarga miskin, dan pada umur 14 tahun dia memulai pekerjaannya sebagai buruh di pabrik.
Perempuan ini berperan dalam mengubah wilayah pinggiran Tiongkok menjadi modern dengan logo perusahaannya yaitu SOHO, yang terlihat di banyak gedung-gedung di Beijing.
SOHO telah banyak membuat gedung-gedung dan properti di Beijing yang juga menjadi ikon. Sekarang, SOHO berekspansi ke Shanghai dengan membangun 11 proyek properti.
Zhang lahir di Beijing sebelum masa revolusi Mao Zedong di keluarga miskin. Saat umur 14, Zhang dan ibunya pindah ke Hong Kong dan menghabiskan 5 tahun sebagai buruh pabrik bergaji rendah, mulai dari pabrik mainan, pakaian, dan elektronik. Keduanya terus menabung agar Zhang bisa sekolah di Inggris.
Selama 5 tahun bekerja sebagai buruh pabrik, akhirnya Zhang berhasil membeli tiket ke London dan bisa belajar bahasa Inggris. Kemudian Zhang berhasil memperoleh beasiswa ke universitas untuk belajar ekonomi sampai memperoleh gelar master di Universitas Cambridge, dan akhirnya memperoleh pekerjaan pertama di Goldman Sachs New York.
Memperoleh hidup layak di Wall Street tak membuatnya puas, Zhang kembali ke Beijing lalu bertemu suaminya dan berdua memulai bisnis SOHO.
Sejak Zhang dan suaminya Pan Shiyi mendirikan SOHO China di 1995, perusahaan tersebut sekarang menjadi salah satu pengembang properti terbesar di Tiongkok.
Di samping kesuksesan dan kekayaannya, Zhang tak mau terjebak dalam harta dan kemewahan. Dia pun meminta anaknya yang berumur 14 tahun untuk mencari kerja di McDonald's atau KFC.
"Tidak mudah menjadi anak saya karena kekayaan yang ada. Kami mencoba untuk memberi anak-anak kehidupan yang normal," kata Zhang.
2. Yang Huiyan
|
|
Harta yang dimiliki Yang mencapai US$ 4,9 miliar atau sekitar Rp 58,8 triliun.
Yang mendapatkan warisan dari saham ayahnya di Country Garden pada 2007 silam. Tahun ini, perusahaan tersebut menjual saham lagi senilai US$ 410 juta.
1. Chan Laiwa
|
|
Chan Laiwa merupakan salah satu pengusaha perempuan terkaya di dunia, dan pemilik properti besar di Tiongkok.
Melalui perusahaannya, Fu Wah International Group, Chan memiliki properti seperti Refent Beijing, Jinbao Tower, dan Beijing Hong Kong Jockey Club. Museum Red Sandalwood yang dimiliki Chan, merupakan salah satu museum pribadi terbesar di Beijing.
Chan merupakan istri dari aktor Tiongkok, yaitu Chi Zhongrui.
Halaman 2 dari 5











































