Ceritanya bermula dari arahan pengoptimalan bendungan untuk dimanfaatkan jadi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) oleh Jokowi kepada Basuki. Dari situ disepakati pemerintah akan menambah 49 bendungan baru untuk mendukung rencana itu.
Sehingga ada total 203 bendungan yang sudah dan akan ada menunjang PLTA tersebut. Dengan jumlah bendungan sebanyak itu dibutuhkan pula banyak insinyur yang terlibat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, dari arahan Jokowi itu Basuki pun memunculkan ungkapan 'jauh lebih sedikit, jauh lebih baik.'
"Jauh lebih sedikit yang di kantor, jauh lebih baik. Karena yang namanya PU-Pera itu harus jauh lebih banyak di luar (kantor)," katanya.
(dna/ang)











































